Ntvnews.id, Jakarta - Cyrus Network melaporkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik 2026 oleh pemerintah tergolong tinggi. Sebanyak 84,5 persen masyarakat mengaku puas terhadap kualitas layanan yang diberikan pemerintah.
Dari jumlah tersebut, 79 persen responden menilai pelayanan dalam kategori baik, sementara 5,5 persen menilai sangat baik. Di sisi lain, terdapat 5,8 persen responden yang menilai pelayanan buruk, serta 0,5 persen yang menganggapnya sangat buruk.
"Dari hasil temuan dari riset ini, kami menemukan sebanyak 84,5% publik merasa puas atau merasa kualitas pelayanan yang sudah dilakukan oleh pemerintah sudah cukup baik atau baik," ujar peneliti utama Cyrus Network Syahril Ilhami dalam pemaparan survei daring, Selasa, 14 April 2026.
Untuk penilaian arus balik Lebaran, sebanyak 85,2 persen responden menilai pelayanan pemerintah berada dalam kategori baik. Sementara itu, hanya 5,9 persen yang memberikan penilaian buruk.
"Nah, sedangkan untuk kualitas penanganan atau pelayanan balik Lebaran, itu ada di 85,2%," jelas Syahril.
Baca Juga: BMKG: 66 Persen Wilayah Jabar Dikepung Kemarau Lebih Awal dan Kering
Menurut temuan Cyrus Network, kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penerapan rekayasa lalu lintas yang efektif termasuk sistem one way dan contraflow yang membantu kelancaran perjalanan.
Selain itu, ketersediaan rest area yang dinilai memadai juga turut meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap layanan pemerintah.
Cyrus Network juga mencatat adanya peningkatan kualitas pelayanan publik dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 85,5 persen responden menilai layanan tahun 2026 lebih baik, sedangkan 10,6 persen menyatakan sebaliknya.
Survei ini dilaksanakan pada 1–5 April 2026 melalui wawancara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan total 1.260 responden. Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,83 persen.
Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan skema satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang KM 414, Semarang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). PT Jasamarga Transjawa Tol bersama Korlantas Polri memberlakukan skema satu ara (Antara)