Diduga Kecanduan Judi Online, Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 16:48
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Pembunuhan Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pria berinisial AF (23), warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, ditangkap polisi setelah diduga membunuh ibu kandungnya sendiri, Siti Anawati (63). Peristiwa tragis ini semakin mengundang perhatian karena pelaku diduga mengalami tekanan mental akibat kecanduan judi online.

Kasus ini mulai terungkap dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat keberadaan korban selama kurang lebih satu minggu. Upaya pencarian kemudian dilakukan hingga muncul informasi mengenai adanya bekas galian tanah mencurigakan di area kebun milik korban.

Setelah dilakukan penggalian, jasad korban ditemukan pada Rabu (8/4) dini hari. Kondisinya mengenaskan, tubuh korban telah termutilasi menjadi beberapa bagian dan dimasukkan ke dalam tiga karung plastik.

Baca Juga: Prabowo Soroti Kritik dan Keteguhan Sikap, Singgung Pejuang Iran dalam Taklimat Istana

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian oleh anak korban lainnya berinisial S (49). Menindaklanjuti laporan itu, tim kepolisian langsung bergerak ke lokasi.

"Setelah mendapatkan laporan Tim Inafis Polres Lahat bersama personel Polsek Pulau Pinang langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Lahat untuk dilakukan autopsi," Kata Lispono, Rabu (8/4).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik mulai mengarah pada AF sebagai terduga pelaku. Pada saat itu, AF diketahui tidak berada di tempat dan sempat menghilang.

Baca Juga: Kepala Bakom RI: Buku Saku 0% Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan di Indonesia

Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, pelaku akhirnya berhasil diamankan. Polisi memastikan bahwa AF merupakan anak kandung korban.

"Setelah dilakukan pencarian, petugas gabungan akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku AF," jelasnya.

Saat ini, AF masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kondisi psikologis pelaku yang terganggu.

"Dugaan sementara pelaku mengalami depresi karena kecanduan judi online. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

x|close