Astronaut Artemis II Pecahkan Rekor Jarak Terjauh dari Bumi, Bersiap Kembali

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 14:21
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dokumentasi - Kru misi Artemis II NASA astronot NASA Christina Hammock Koch (kiri), Reid Wiseman (duduk), Victor Glover (belakang), dan astronot Badan Antariksa Kanada Jeremy Hansen (kanan). /ANTARA/Xinhua/HO-NASA. Dokumentasi - Kru misi Artemis II NASA astronot NASA Christina Hammock Koch (kiri), Reid Wiseman (duduk), Victor Glover (belakang), dan astronot Badan Antariksa Kanada Jeremy Hansen (kanan). /ANTARA/Xinhua/HO-NASA. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Para astronaut dalam misi Artemis II mencatatkan sejarah baru sebagai manusia yang melakukan perjalanan terjauh dari Bumi. Badan antariksa NASA menyebutkan bahwa pesawat antariksa Orion yang membawa kru tersebut kini tengah dalam perjalanan kembali setelah menyelesaikan lintasan mengelilingi Bulan.

Dalam misi ini, kapsul Orion mencapai jarak maksimum sekitar 252.756 mil atau 406.771 kilometer dari Bumi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh misi Apollo 13 pada tahun 1970. Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam eksplorasi ruang angkasa modern.

Baca Juga: NASA Rencanakan Pendaratan di Bulan Setiap Tahun Mulai 2027

Empat astronaut yang terlibat yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta astronaut Kanada Jeremy Hansen. Mereka berhasil mengamati sisi jauh Bulan yang tidak pernah terlihat dari Bumi, sekaligus menyaksikan fenomena gerhana Matahari dari luar angkasa.

NASA juga mengungkapkan bahwa Orion melakukan pendekatan terdekat ke Bulan dengan jarak sekitar 4.067 mil atau 6.545 kilometer dari permukaannya sebelum memulai perjalanan pulang ke Bumi.

Dalam komunikasi langsung dengan para astronaut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan apresiasi atas keberhasilan misi tersebut sekaligus menyinggung rencana eksplorasi ke depan.

Baca Juga: Ferrari Gandeng NASA, Maksimalkan Akselerasi Mobil Listrik Luce Tanpa Ganggu Pengendara

“Sudah lama manusia tidak berada di sana, namun hal itu akan semakin sering terjadi karena kita akan melakukan banyak perjalanan,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa para astronaut pada akhirnya akan “melakukan perjalanan besar ke Mars.”

“Misi Anda membuka jalan bagi kembalinya Amerika Serikat ke permukaan bulan dalam waktu dekat,” ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close