Ntvnews.id, Jakarta -
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa ketentuan tersebut merupakan arahan langsung dari pimpinan Polri.
"Sebagaimana yang dipesankan oleh Bapak Kapolri melalui Bapak Asisten SDM Kapolri (Irjen Pol. Anwar) bahwa rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler," kata Johnny Eddizon Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Ia mengingatkan calon peserta maupun keluarga agar tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan jalur khusus dengan imbalan tertentu.
Baca Juga: Gagal di Akmil, Malik Aditya Kurniawan Bersinar di Akpol dan Raih Adhi Makayasa 2025
"Jangan ditanggapi, abaikan saja. Terlebih kemudian ada yang mengiming-imingi 'oh dengan bayaran sekian dan sekian dan sekian', abaikan,” ucapnya.
Johnny juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penipuan dalam proses seleksi.
Laporan dapat disampaikan melalui Divisi Propam Polri, hotline rekrutmen di nomor 0821-1685-877, Bareskrim Polri, maupun kepolisian setempat.
"Jika sudah terlanjur bayar, silakan laporkan. Kami akan lakukan proses. Jika melibatkan personel, ada di Propam yang akan melakukan proses penegakan disiplin, kode etik. Jika melibatkan orang sipil, pihak lain akan dilakukan proses penegakan hukum," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa rekrutmen Akpol merupakan bagian dari investasi jangka panjang Polri dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan dengan proyeksi 25 hingga 30 tahun ke depan.
Baca Juga: Prabowo Bakal Lantik 2.000 Calon Perwira Muda Akmil hingga Akpol di Istana
Polri juga terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan di lembaga kepolisian, termasuk Akpol, guna memperkuat pembentukan karakter serta menghapus praktik kekerasan, terutama dalam hubungan senior dan junior.
"Sejak reformasi 1998, Polri telah mengedepankan kultur polisi sipil yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kemampuan komunikasi serta pendekatan pelayanan yang humanis," ungkapnya.
Polri pun mengajak masyarakat untuk turut mendukung proses rekrutmen terpadu ini sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
(Sumber: Antara)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kiri) bersama Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan (tengah) dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa 7 April 2026. (ANTARA/Nadia Putri Rahmani) (Antara)