Menhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Berjalan Normal di Tengah Dinamika Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 16:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (dua dari kanan) saat menghadiri kegiatan manasik haji di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Jawa Barat, Senin (6/4/2026). ANTARA/Fathnur Rohman. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (dua dari kanan) saat menghadiri kegiatan manasik haji di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Jawa Barat, Senin (6/4/2026). ANTARA/Fathnur Rohman. (Antara)

Ntvnews.id, Majalengka - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berlangsung normal dan aman meskipun situasi di kawasan Timur Tengah tengah mengalami dinamika.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus menjalin koordinasi intensif dengan Arab Saudi, serta melibatkan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan perwakilan Indonesia di luar negeri untuk memastikan keamanan jamaah calon haji.

“Kami selalu koordinasi, komunikasi dengan Pemerintah Saudi. Kami koordinasi Kementerian Luar Negeri kita, KBRI di Saudi, juga dengan panitia haji kita di sana,” kata Menhaj Irfan di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Jawa Barat, Senin.

Baca Juga: Menhaj Pastikan Jadwal Keberangkatan Ibadah Haji 2026 Tetap Berjalan Sesuai Rencana

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada indikasi gangguan terhadap pelaksanaan ibadah haji, sehingga seluruh tahapan persiapan tetap berjalan sesuai rencana.

“Sampai hari ini semuanya masih memberikan lampu hijau sehingga persiapan tetap jalan seperti biasa,” ujar Menhaj Irfan.

Ia menegaskan bahwa faktor keselamatan jamaah menjadi prioritas utama. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario mitigasi secara berlapis.

“Kemudian kita menyiapkan beberapa plan, plan A, plan B, plan C. Tentu sudah kita koordinasikan dengan teman-teman dari Komisi VIII DPR RI. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar,” tutur Menhaj Irfan.

Selain itu, ia memastikan seluruh kebutuhan layanan jamaah, mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga transportasi lokal di Arab Saudi telah dipersiapkan dengan matang.

“Semuanya sudah selesai. Katering siap, hotel siap, transportasi lokal di sana siap. Semuanya sudah siap,” kata Menhaj Irfan.

Baca Juga: Kemenhaj Bicara Kompensasi atas Terbakarnya Bus Jamaah Umrah di Madinah

Terkait kuota keberangkatan, pemerintah memastikan tidak ada penambahan jumlah jamaah pada tahun ini. Kuota tetap berada di angka sekitar 221 ribu orang.

“Tidak ada tambahan kuota. Tetap 221 ribu orang,” ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close