TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Serangan di Lebanon Dapat Perawatan Intensif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mar 2026, 16:50
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz/aa. Arsip foto - Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Mabes TNI memastikan tiga prajurit yang menjadi korban luka akibat serangan artileri di Lebanon Selatan saat ini mendapatkan penanganan medis secara intensif di fasilitas kesehatan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa ketiga prajurit tersebut adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Ia menjelaskan kondisi para korban, "Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Aulia saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

Baca Juga: PBB Kutuk Serangan Israel yang Tewasnya Prajurit TNI di Lebanon

Menurutnya, ketiga prajurit tersebut terluka setelah pos kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri pada Minggu, 29 Maret 2026. Dua prajurit dengan luka ringan telah dirawat di fasilitas kesehatan setempat milik United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Sementara itu, prajurit yang mengalami luka berat telah dievakuasi ke rumah sakit yang lebih lengkap di Beirut.

"Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," kata Aulia.

Dalam insiden tersebut, satu prajurit TNI lainnya, Praka Farizal Rhomadhon, dinyatakan gugur. Saat ini, proses pemulangan jenazah ke Indonesia tengah dilakukan dengan bantuan KBRI Beirut.

Aulia menambahkan bahwa hingga kini penyebab pasti serta pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut masih belum dapat dipastikan.

Baca Juga: TNI Berduka, Prajurit Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

"Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," ucap dia.

Sebagai langkah antisipasi, TNI akan meningkatkan kewaspadaan seluruh personel yang bertugas dalam misi perdamaian di wilayah tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close