Menko PMK Minta Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 28–29 Maret

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 09:20
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (tengah) didampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit (kanan) dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) memberikan keterangan pers usai meninjau arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3/2026). (ANTARA/Aria Ananda) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (tengah) didampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit (kanan) dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) memberikan keterangan pers usai meninjau arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3/2026). (ANTARA/Aria Ananda) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret.

Pratikno menyampaikan bahwa arus balik mulai mengalami peningkatan dan diperkirakan akan kembali melonjak di akhir masa libur Lebaran.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menumpuk di tanggal 28–29 di hari-hari akhir libur ini,” kata Pratikno usai meninjau kondisi arus mudik dan balik di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Bekasi, Rabu 25 Maret 2026.

Baca Juga: Menko PMK Sebut Tren Kecelakaan Lebaran 2026 Turun 16 Persen

Ia meminta masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak terpusat pada waktu tertentu.

Menurut Pratikno, arus mudik Lebaran tahun ini secara umum berjalan lancar, meski terjadi peningkatan volume kendaraan pada periode sementara H-12 hingga H+3 Lebaran.

“Terjadi kenaikan ya 4,6 sampai hampir 5 persen. Demikian juga dengan penyeberangan juga sangat tinggi, tetapi alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas selama periode tersebut dilaporkan menurun sekitar 16 persen.

Pratikno menekankan bahwa kelancaran arus mudik tidak lepas dari kesiapan lintas instansi serta dukungan sistem pemantauan berbasis data yang memungkinkan respons cepat di lapangan.

Baca Juga: Menko PMK Sebut Pemulihan Akses Transportasi Di Wilayah Sumatera Terdampak Bencana Capai 90 Persen

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petugas yang tetap bertugas selama Lebaran dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat.

Menurut Pratikno, arus balik diperkirakan meningkat sekitar lima persen, sehingga pengaturan waktu perjalanan masyarakat sangat diperlukan untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik.

(Sumber: Antara)

x|close