Menhub: WFA Efektif Tekan Kepadatan Arus Balik Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 17:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) memberikan keterangan kepada pers usai meninjau kondisi arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Jabar, Rabu (25/3/2026). (ANTARA/Aria Ananda) Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) memberikan keterangan kepada pers usai meninjau kondisi arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Jabar, Rabu (25/3/2026). (ANTARA/Aria Ananda) (Antara)

Ntvnews.id, Bekasi - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kebijakan kerja fleksibel work from anywhere (WFA) terbukti efektif dalam menekan kepadatan arus kendaraan selama mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kebijakan ini dinilai mampu mengurangi proyeksi jumlah kendaraan yang kembali pada puncak arus balik.

Dudy menjelaskan bahwa penerapan WFA berdampak pada penurunan prediksi volume kendaraan arus balik dari semula 285 ribu menjadi sekitar 250 ribu kendaraan.

“Kalau kita melihat arus balik, itu kan semula kita memprediksi 285 ribu menjadi 250 ribu, kemudian di arus penyeberangan juga ada penurunan, jadi saya melihat ada efektivitas," kata Dudy usai melakukan tinjauan di Jasamarga Tollroad Command Center Bekasi, Jawa Barat, Rabu 25 Maret 2026.

Baca Juga: Menhub Dudy Perkiraan Pemudik dari Sumsel Capai 3,87 Juta Orang

Kementerian Perhubungan juga mencatat pergerakan angkutan umum selama periode Lebaran dari H-8 hingga H+3 meningkat 4,07 persen, dengan jumlah keberangkatan penumpang naik 11,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, puncak arus balik pada Selasa 24 Maret 2026 tercatat mencapai 256.338 kendaraan dalam satu hari, lebih tinggi dibandingkan Lebaran tahun lalu yang mencapai 223.163 kendaraan.

Selain WFA, pemerintah menilai kebijakan diskon tarif tol turut membantu mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat pada waktu tertentu.

“Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26 dan 27 sebesar 30 persen,” ujar Dudy.

Baca Juga: Pemerintah Minta Masyarakat Maksimalkan Waktu WFA dan Utamakan Keselamatan saat Arus Balik

Ia menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran untuk meningkatkan pelayanan di masa mendatang.

Dudy juga mengingatkan masyarakat agar mengatur waktu perjalanan arus balik dan tidak menumpuk pada hari-hari terakhir libur Lebaran. “Kita tidak boleh berpuas diri.

Jadi setiap tahun selalu kita melakukan evaluasi, kemudian setiap tahunnya kita harus melakukan peningkatan pelayanan,” tegas Dudy.

(Sumber: Antara)

x|close