Bakom RI: BAZNAS Berperan Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 14:24
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Perwakilan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem menuju visi Indonesia Emas 2045. Perwakilan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem menuju visi Indonesia Emas 2045. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) menyebutkan peran penting Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, yaitu meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah, Adita Irawati dalam acara “Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia” di kantor BAZNAS RI, Matraman, Jakarta pada Senin, 16 Maret 2026.

Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan BAZNAS dengan praktisi/pimpinan media massa.

Tujuan diselenggarakannya agenda ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pimpinan di lingkungan BAZNAS dengan awak media massa, serta untuk motivasi dan produktivitas kerja.

Baca Juga: Zainut Tauhid Sa’adi Resmi Jadi Wakil Ketua Baznas Periode 2026–2031

Menurut Adita, BAZNAS memiliki peran yang sangat luar biasa dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dalam meningkatkan kesejateraan rakyat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS.

“Dalam konteks pembangunan nasional, zakat ini bisa menjadi bagian yang strategis dalam pencapaian tujuan negara kita untuk pengetasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Adita di kantor BAZNAS di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Namun sayangnya, kata dia, meskipun potensi zakat di Indonesia begitu besar namun realisasi pengumpulannya masih belum optimal karena literasi masyarakat tentang zakat yang masih kurang.

Karena itu, Adita menekankan pentingnya komunikasi publik yang baik dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk media untuk menjembatani kesenjangan antara potensi dan realisasi tersebut.

Baca Juga: Bakom RI: Zakat Berperan Strategis dalam Pengentasan Kemiskinan

“BAZNAS sebagai satu-satunya badan yang diberikan mandat untuk mengumpulkan zakat secara nasional, menurut saya ini strategis sekali, tapi ini harus dibantu kolaborasinya dengan semua pihak dan khususnya adalah rekan-rekan media. Karena komunikasi publik yang baik, mengemas pesan tentang zakat yang memang itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si. CFRM., Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.HI., M.S., Pimpinan BAZNAS RI H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan BAZNAS RI Hj. Neyla Saida Anwar, S.S., S.E., S.H., M.Hum., Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Adita Irawati, Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi Tsamara Amany, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria, Pemimpin Redaksi Kompas Amir Sodikin, dan Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin.

x|close