Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video berdurasi 25 detik yang beredar di media sosial Facebook menampilkan sosok Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, seolah-olah sedang menyampaikan pengumuman terkait Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat.
Dalam unggahan tersebut, Prabowo dinarasikan telah menyiapkan dana sebesar Rp20 triliun yang disebut berasal dari hasil sitaan kasus korupsi untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bantuan THR.
Video itu juga mengajak masyarakat untuk mengikuti akun tertentu dan membagikan konten tersebut agar bantuan dapat diterima lebih luas.
Baca Juga: Kemnaker Terbitkan SE THR 2026, Pengusaha Wajib Bayar Paling Lambat H-7 Lebaran
“Assalamualaikum masyarakat Indonesia. Dengan ini, saya menyampaikan bantuan THR 2026 cair hari ini juga. Saya sudah siapkan Rp20 triliun untuk saya bagikan. Ini hasil rampasan para koruptor. Dana Rp20 triliun lebih baik saya bagikan untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Jika kalian belum dapat, segera follow akun saya dan bagikan video saya ke semua teman TikTok kalian supaya makin banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan bantuan ini.”
Namun, benarkah Presiden Prabowo memberikan bantuan THR sebesar Rp20 triliun kepada masyarakat?
Unggahan yang menarasikan Prabowo berikan THR total Rp20 triliun untuk masyarakat yang membutuhkan. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) (Antara)
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa pemerintah akan membagikan bantuan THR sebesar Rp20 triliun kepada masyarakat.
Hasil penelusuran menggunakan AI Detector. (Hive Moderation) (Antara)
Selain itu, hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi kecerdasan buatan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen merupakan konten hasil rekayasa artificial intelligence (AI), bukan pernyataan asli dari Presiden.
Baca Juga: Prabowo Pastikan THR ASN dan Bonus Pengemudi Online Cair Tepat Waktu
Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah di media sosial, terutama yang disertai ajakan untuk mengikuti akun atau menyebarkan konten tertentu.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo membagikan bantuan THR sebesar Rp20 triliun kepada masyarakat merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(Sumber: Antara)
Arsip - Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Tasyakuran HUT Ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu 11 Maret 2026. (ANTARA/Sekretariat Presiden) (Antara)