Cak Imin Sebut 23 Juta Warga Indonesia Belum Sejahtera, Ajak Kolaborasi Atasi Kemiskinan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 05:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 23 juta masyarakat Indonesia yang belum mencapai kondisi sejahtera dan masih menghadapi kesulitan ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin dalam kegiatan Selasar Hangat bertema Harmoni Lintas Keyakinan yang digelar di Jakarta International Velodrome pada Kamis, 12 Maret 2026.

"Setidaknya 23 juta kaum yang belum sejahtera, masih dalam posisi kesulitan ekonomi," ungkap Cak Imin.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut setara dengan sekitar 8,25 persen dari total penduduk Indonesia yang masih berada dalam kategori kemiskinan relatif. Selain itu, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem.

"Tanggung jawab kita dan itu menjadi bagian dari 8,25 persen penduduk bangsa kita masih mengalami kemiskinan relatif, dan 0,85 persen masih ada di dalam kemiskinan ekstrem," kata dia.

Baca Juga: Cak Imin Dorong Model Pasar 1.001 Malam untuk Perluas Akses Pasar UMKM

Menurut Cak Imin, upaya mengatasi persoalan kemiskinan tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Ia menilai perlu adanya kerja sama luas dengan berbagai pihak, termasuk lembaga filantropi, lembaga pengelola zakat, serta potensi kepedulian dari umat berbagai agama.

"Ini semua harus kita atasi sebaik-baiknya. Pemerintah melalui kekuatan anggaran tentu akan terus bekerja keras menstimulus, memberikan perlindungan sosial, memberikan jalan keluar, tetapi tidaklah cukup," ucapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin menekankan bahwa ajaran agama pada dasarnya mendorong umatnya untuk bangkit dari kondisi sulit dan tidak sekadar pasrah terhadap keadaan.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin <b>(NTVnews)</b> Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (NTVnews)

"Tidak ada satupun agama yang hanya mengedepankan kepasrahan pasif. Seluruh agama mendorong sikap untuk mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri," ucapnya.

Ia juga mengutip pesan moral yang sering disampaikan dalam ajaran Islam mengenai pentingnya kemandirian dan semangat berbagi kepada sesama.

Baca Juga: Cak Imin soal Perang AS-Iran: Kita Antisipasi Pangan dan Energi

"Al-yadul ‘ulya khairun min yadis sufla. Tangan di atas jauh lebih baik daripada tangan yang di bawah," tambah Cak Imin.

Di hadapan Dikdik Sodik Mudjahid selaku pimpinan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2026–2031, Cak Imin juga berharap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar bantuan karitatif semata.

"Jangan berhenti sebagai karitatif, tetapi kita bergerak berdasarkan DTSEN. Kita dorong seluruh masyarakat kita naik kelas, naik kelas untuk berdaya dan mandiri. Kita peduli kepada yang miskin, sekaligus kita dorong mereka untuk menjadi kekuatan yang berdaya," imbuh dia.

x|close