Warga dan TNI Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 04:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
TNI dan warga setempat gotong royong membangun jembatan gantung di Aceh. TNI dan warga setempat gotong royong membangun jembatan gantung di Aceh. (Bakom RI)

Ntvnews.id, Aceh - Tentara Nasional Indonesia (TNI) hadir di garda terdepan untuk membantu pemulihan wilayah pascabencana di wilayah Aceh. Para prajurit dan masyarakat kompak membangun jembatan yang rusak imbas bencana banjir lalu.

Bagi warga yang terdampak, jembatan itu bukan hanya sekadar infrastruktur, ia adalah urat nadi yang menghubungkan harapan.

Berdasarkan pantuan lapangan, Rabu, 4 Maret 2026, di Desa Setul, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, tampak prajurit TNI bekerja sama dengan masyarakat memotong kayu. Kayu tersebut akan digunakan untuk material pembangunan jembatan gantung.

Terik matahari yang menyengat dan di tengah bulan puasa, tak melunturkan semangat mereka dalam bekerja. Tangan-tangan berseragam loreng berpadu dengan tangan warga agar jembatan kembali utuh.

Berkat saling membantu ini, pembangunan Jembatan gantung pun berjalan dengan lancar dan progres sudah mencapai 86 persen.

Kekompakan TNI dan warga juga terjalin saat membangun jembatan gantung di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung. Para prajurit dan masyarakat terlihat saling membantu memasang pagar kawat agar lebih aman untuk dilewati.

Baca Juga: Jembatan Gantung Jadi Upaya Cepat Buka Akses ke Desa Terisolasi di Aceh

TNI dan warga setempat gotong royong membangun jembatan gantung di Aceh. <b>(Bakom RI)</b> TNI dan warga setempat gotong royong membangun jembatan gantung di Aceh. (Bakom RI)

Hingga saat ini proses pembangunan jembatan gantung di Desa Gumpang Lempuh telah mencapai 78 persen.

Di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, progres pembangunan jembatan gantung sudah mencapai 80 persen. Saat ini prosesnya memasuki tahap pengecatan yang dilakukan langsung oleh anggota TNI.

Di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, progres pembangunan jembatan gantung sudah hampir selesai atau 95,5 persen. Pengerjaan memasuki tahap akhir, tampak sejumlah anggota TNI memperkuat kerangka jembatan yang sudah terpasang lengkap.

Semangat TNI hadir memulihkan wilayah pasca-bencana juga tampak di Ara Bungong, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Puasa tidak memudarkan semangat para prajurit untuk bekerja keras di bahwa terik matahari demi mempercepat pembangunan jembatan gantung.

Baca Juga: Jembatan Gantung Tak Lama Lagi Menyambungkan Kembali Desa Terisolasi di Aceh

x|close