Dishub hingga Satpol PP Gantian Jaga Kawasan Tanah Abang yang Dipakai PKL

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 12:32
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Penertiban PKL yang pakai bahu jalan dan trotoar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). Penertiban PKL yang pakai bahu jalan dan trotoar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (Antara/Kominfotik Jakpus)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat meningkatkan pengawasan di kawasan Pasar Tanah Abang dengan mengerahkan lebih dari 100 personel gabungan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta menata kembali area yang kerap dipadati pedagang kaki lima.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan petugas yang diturunkan berasal dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Satuan Polisi Pamong Praja. Mereka bertugas secara bergantian memantau aktivitas di sekitar pasar.

"Kemarin Dishub kita tempatkan ada 40-an orang. Kalau Satpol PP antara 50 sampai 70. Bergantian," ujar Arifin kepada wartawan, Kamis, 26 Februari 2026.

Pengawasan diperketat untuk mencegah pedagang berjualan di trotoar maupun jalur pedestrian yang seharusnya digunakan pejalan kaki. Pemerintah daerah menilai keberadaan petugas sangat penting karena tanpa pengawasan, pelanggaran kerap kembali terjadi.

Menurut Arifin, pedagang sering memanfaatkan trotoar ketika tidak ada petugas yang berjaga. Karena itu, patroli rutin terus dilakukan agar fungsi fasilitas umum tetap terjaga.

Selain Dishub dan Satpol PP, petugas PPSU juga dikerahkan untuk menjaga kebersihan kawasan pasar yang memiliki aktivitas sangat tinggi. Arifin menjelaskan kawasan Tanah Abang memiliki intensitas aktivitas yang jauh lebih padat. Kondisi tersebut membuat sampah lebih cepat menumpuk sehingga perlu penanganan ekstra.

Pasar Tanah Abang <b>(NTV)</b> Pasar Tanah Abang (NTV)

Baca Juga: Jelang Lebaran, Transformasi Digital Permudah Transaksi Pedagang Pasar Tanah Abang

Petugas kebersihan diminta melakukan penyapuan lebih sering agar area pasar tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.

"Kalau tempat yang lain kita sapu pagi, entar misalnya siang jam 12 atau jam berapa datang nyapu lagi, mungkin nggak masalah. Tapi kalau di situ nggak bisa. Karena aktivitasnya tinggi," terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melakukan penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan dan trotoar sekitar Pasar Tanah Abang.

Dalam peninjauan langsung, petugas menemukan sejumlah pedagang masih menggunakan fasilitas umum untuk berdagang. Mereka kemudian diminta merapikan lapak dan mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki.

"Tadi, saya pantau ada beberapa pedagang menggunakan bahu jalan dan trotoar. Kami halau, dan diminta kesadarannya untuk merapikan agar trotoar kembali pada fungsinya," kata Arifin di Jakarta, Senin, 23 Februri 2026.

x|close