Dirut LPDP Tegaskan Beasiswa Bersifat Inklusif dan Fokus pada Talenta Unggul

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 13:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Dwi Sasetyaningsih, penerima beasiswa LPDP yang viral karena "biar aku saja yang WNI, anakku jangan." Dwi Sasetyaningsih, penerima beasiswa LPDP yang viral karena "biar aku saja yang WNI, anakku jangan." (Instagram)

Ntvnews.id

, Jakarta - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto menegaskan bahwa program beasiswa LPDP dirancang secara inklusif dengan orientasi utama menjaring talenta terbaik Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan untuk meluruskan anggapan keliru terkait kelayakan penerima beasiswa yang kerap dikaitkan dengan latar belakang ekonomi.

“LPDP itu benar-benar fokus untuk mencari top of the top talenta Indonesia untuk bisa mengakses pendidikan tinggi top dunia. Harus inklusif,” kata Sudarto kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026 malam.

Menurutnya, LPDP berkomitmen membuka akses seluas-luasnya bagi talenta dalam negeri agar dapat menempuh pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Sudarto Minta Pendaftar Orang Kaya Tak Ambil Beasiswa Penuh LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 25 Februari 2026 malam. ANTARA/Imamatul Silfia. <b>(Antara)</b> Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 25 Februari 2026 malam. ANTARA/Imamatul Silfia. (Antara)

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah penyediaan beasiswa afirmasi bagi putra-putri Papua, daerah afirmasi, keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas, serta bidang keolahragaan.

Hingga saat ini, beasiswa afirmasi telah menjangkau 127 kabupaten/kota dengan total penerima mencapai 14.983 orang.

Pada tahun 2026, porsi beasiswa afirmasi bahkan melampaui 25 persen dari total penerima dana pendidikan LPDP.

Terkait sorotan publik mengenai anak pejabat yang menerima beasiswa, Sudarto menyatakan bahwa LPDP tidak membatasi penerima berdasarkan latar belakang ekonomi.

Namun demikian, ia mengimbau calon pendaftar yang memiliki kemampuan finansial memadai untuk mempertimbangkan skema pendanaan parsial.

“Ini imbauan, kalau mampu, pilihlah bukan yang beasiswa penuh tapi beasiswa parsial, sehingga akan lebih banyak kami bisa membiayai beasiswa,” ujar Sudarto.

Dalam skema parsial atau partial funding, LPDP menanggung 50 persen biaya pendidikan, sedangkan sisanya dibiayai secara mandiri oleh penerima.

Baca Juga: Bos LPDP ke Para Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi lebih banyak talenta Indonesia. Sampai dengan tahun 2026, LPDP telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar.

Selain itu, terdapat 583.171 peserta program kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta 42.160 penerima beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Agama.

Sejak tahun 2021 hingga 2026, arah kebijakan beasiswa difokuskan secara lebih terukur pada bidang strategis, seperti STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor, hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, serta industri kreatif.

Saat ini, sekitar 38 ribu penerima beasiswa LPDP masih aktif menempuh studi di berbagai perguruan tinggi.

(Sumber: Antara)

x|close