Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus alumni UGM, Anies Baswedan, menempuh jalur hukum dengan melaporkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia ke Polda DIY.
Unggahan tersebut menyebut langkah itu diambil karena para alumni tidak terima reputasi UGM dianggap dirusak. Narasi yang beredar juga menyinggung polemik istilah “Teknologi Kayu” yang diklaim sebagian alumni tidak sesuai dengan nama resmi departemen di Fakultas Kehutanan UGM.
Unggahan tersebut disertai narasi:
“Babak Baru Polemik UGM: Alumni Tempuh Jalur Hukum, Anies Ikut Bersuara
Polemik riwayat pendidikan mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kini memasuki babak baru. Sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan pernyataan yang dianggap tidak selaras dengan arsip akademik kampus ke Polda DIY.
Baca Juga: Bertemu Anies hingga JK di Bukber NasDem, Dasco: Kita Jalin Silaturahmi
Isu yang dipersoalkan adalah penggunaan istilah “Teknologi Kayu” yang oleh sebagian alumni dinilai tidak tercantum sebagai nama resmi departemen di Fakultas Kehutanan UGM pada periode tersebut.
Bagi mereka, ini bukan sekadar soal redaksi atau istilah, melainkan soal marwah institusi, integritas akademik, dan reputasi kampus yang telah dibangun puluhan tahun.
Nama Anies Baswedan ikut menjadi sorotan. Ia disebut mendukung langkah alumni sebagai bentuk pembelaan terhadap kehormatan kampus dan pentingnya transparansi informasi di ruang publik….”
Namun, benarkah Anies melaporkan Jokowi dan Rektor UGM ke Polda DIY?
Unggahan yang menarasikan Anies laporkan Jokowi dan Rektor UGM ke Polda DIY. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)
Baca Juga: Cek Fakta: Megawati Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim tersebut. Tidak ada pernyataan ataupun laporan hukum yang tercatat terkait tudingan bahwa Anies bersama alumni UGM melaporkan Jokowi dan Rektor UGM ke Polda DIY.
Pencarian dengan kata kunci terkait hanya mengarah pada pemberitaan lama ANTARA saat Anies Baswedan masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 2015. Dalam pemberitaan tersebut, ia menegaskan bahwa pengguna ijazah palsu justru merendahkan dirinya sendiri.
Pernyataan itu tidak merujuk kepada pihak tertentu dan tidak berkaitan dengan Jokowi maupun UGM.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Anies melaporkan Jokowi dan Rektor UGM ke Polda DIY tidak berdasar dan tidak didukung informasi resmi.
(Sumber: Antara)
Arsip - Anies Baswedan saat ditemui usai meresmikan Universitas Paramadina Kampus Cipayung di Jakarta, Rabu 27 Agustus 2025. ANTARA/Sean Filo Muhamad. (Antara)