Ntvnews.id, Washington - Lebih dari 20 negara diperkirakan ambil bagian dalam pertemuan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal itu disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu, 18 Februari 2026.
"Saya tahu ada lebih dari 20 negara [yang akan menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian pada 19 Februari], banyak yang berminat dalam hal itu," kata Leavitt dalam konferensi pers tersebut. Ia menambahkan bahwa daftar resmi peserta serta rincian kontribusi masing-masing negara akan diumumkan kemudian.
Leavitt juga menyebut Trump dijadwalkan membuka pertemuan tersebut dengan pidato pembuka dan secara resmi memimpin sesi awal sebelum bertolak ke negara bagian Georgia.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Kemitraan RI-AS dan Tegaskan Pemerintahan Bersih
Sebelumnya, pada Januari 2026, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung.
Berdasarkan keterangan Gedung Putih, forum ini dibentuk dengan tujuan mendukung rekonstruksi Gaza serta mendorong terciptanya jalan menuju perdamaian.
Baca Juga: Prabowo: Pertemuan Perdana Board of Peace untuk Upayakan Perdamaian di Gaza
(Sumber: Antara)
Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026. (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet) (Antara)