Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyiapkan pengembangan ekosistem PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) sebagai strategi untuk memaksimalkan potensi ekonomi kelautan Indonesia.
Dony menyampaikan bahwa pengembangan Kampung atau Desa Nelayan Merah Putih akan menjadi bagian dari ekosistem yang dikelola melalui Jaladri.
Program tersebut dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas industri perikanan nasional secara menyeluruh, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor perikanan dan mendukung pengentasan kemiskinan.
"Desa Nelayan ini kan masuk dalam ekosistem yang nanti dikelola melalui Jaladri. Jadi ini kan memang bagaimana kita mengoptimalkan potensi daripada laut kita, sehingga Jaladri nanti akan fokus kepada pengembangan produktivitas di industri perikanan kita," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Baca Juga: Polda Metro Periksa Jokowi di Surakarta untuk Lengkapi Berkas Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Dony yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional Danantara Indonesia menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem ini tidak hanya menyasar sektor hulu, tetapi juga mencakup hilirisasi industri perikanan.
Ia menyebut penguatan industri turunan berbasis hasil laut akan dilakukan secara intensif untuk meningkatkan nilai tambah sektor perikanan nasional.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria (NTVnews)
Selain itu, BP BUMN menyiapkan model bisnis melalui penguatan sistem offtaker guna memastikan hasil tangkapan nelayan memiliki kepastian pasar.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkokoh rantai pasok industri perikanan nasional.
"Terima kasih tentunya karena industri ini tumbuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sehingga industri dari galangan-galangan kapal kita itu akan menjadi optimal kan. Ini sejalan dengan cara kita untuk melakukan konsolidasi daripada galangan kapal kita," jelas Dony.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem Jaladri juga berpotensi menciptakan peluang kerja baru, khususnya bagi lulusan teknik perkapalan dan bidang maritim lainnya.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria (NTVnews)