Aceh Perlahan Pulih, Jalan hingga Saluran Air Serentak Dibersihkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 22:45
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
TNI membersihkan ruas jalan di titik longsor Blangkejeren-Kutacane/Agra, Aceh, pada Sabtu, 31 Januari 2026. TNI membersihkan ruas jalan di titik longsor Blangkejeren-Kutacane/Agra, Aceh, pada Sabtu, 31 Januari 2026. (Istimewa)

Ntvnews.id, Aceh - Pemulihan fasilitas umum di Aceh terus dipercepat melalui rangkaian kegiatan pembersihan dan perbaikan sarana publik pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Personel TNI bersama dengan masyarakat berupaya mengembalikan fungsi sarana dan prasarana publik yang tertutup endapan lumpur dan material sisa banjir.

Di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, TNI menerjunkan ekskavator untuk membersihkan sisa lumpur yang menghambat akses warga.

Pembersihan ruas jalan juga dilakukan TNI di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Buldoser milik Zeni TNI AD menyingkirkan lumpur kering yang menutupi jalan raya.

Selain itu, alat-alat berat diturunkan pula untuk membersihkan ruas jalan di titik longsor Blangkejeren-Kutacane/Agra di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues serta Dusun Berawang Salam, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.

Baca Juga: Melihat Kebersamaan TNI dan Masyarakat Aceh Membangun Jembatan di Tengah Upaya Pemulihan

Saluran air juga menjadi salah satu fasilitas umum yang mendapat perhatian khusus. Di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, prajurit TNI dan warga setempat membersihkan gorong-gorong dengan sekop dan cangkul.

Pembersihan saluran air dilakukan juga di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Parit yang tertutup awalnya tertutup lumpur, kini telah kembali berfungsi normal.

Sarana olahraga tak luput dari perhatian. Gotong royong bersama masyarakat, para prajurit TNI membersihkan lapangan futsal yang tertutup lumpur di Desa Petrik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Dengan sekop, mereka menyingkirkan timbunan lumpur.

Fasilitas umum lain yang juga turut dibersihkan, di antaranya adalah Koperasi Unit Desa (KUD) Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya. Tampak sebelum dibersihkan, lantai kantor KUD tertutup lumpur. Meja, lemari, dan kotak-kotak kayu berserakan. Usai dibersihkan, barang-barang kembali tersusun rapi dan tak ada lagi lumpur.

Perbaikan fasilitas-fasilitas umum ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatra. Diharapkan masyarakat dapat segera bangkit dan menjalankan aktivitasnya sehari-hari dengan normal.

Baca Juga: Kepala BNPB: Aceh Timur Masuk Tahap Transisi Darurat Menuju Pemulihan

x|close