Tanggul Citarum Jebol, Ratusan Rumah Warga Muara Gembong Terendam Banjir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jan 2026, 13:19
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Warga Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi bergotong royong membendung tanggul jebol di aliran Sungai Citarum, Selasa dini hari, 20 Januari 2026.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. Warga Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi bergotong royong membendung tanggul jebol di aliran Sungai Citarum, Selasa dini hari, 20 Januari 2026.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. (Antara)

Ntvnews.id, Kabupaten Bekasi - Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, jebol dan menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.50 WIB. Jebolnya tanggul dipicu oleh meningkatnya debit air Sungai Citarum setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Tekanan air yang semakin kuat membuat tanggul tidak mampu menahan aliran sungai hingga akhirnya runtuh.

"Tidak lama setelah tanggul jebol, air langsung mengalir deras ke kawasan permukiman. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan mencapai sekitar satu meter, merendam rumah warga dan jalan utama desa," kata warga setempat Satibi (45), Selasa, 20 Januari 2026.

Satibi menjelaskan, kondisi tanah di sekitar tanggul memang sudah rapuh sehingga mudah tergerus arus air. Selain itu, posisi tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya membuat luapan air dengan cepat masuk ke area permukiman warga.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Tanggul Kali Citarum Jebol

"Tanahnya masih gembur. Begitu air naik, langsung terkikis dan air cepat mengalir ke kampung," katanya.

Menghadapi situasi darurat tersebut, warga setempat berinisiatif melakukan penanganan sementara dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta bambu. Sejumlah warga juga mengevakuasi anggota keluarga dan memindahkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman.

Selain merendam rumah warga, banjir akibat jebolnya tanggul juga mengganggu aktivitas masyarakat karena akses jalan utama desa ikut terendam. Dampak banjir ini turut mengancam sektor pertanian dan perikanan, dengan ribuan hektare tambak dan sawah dikhawatirkan mengalami gagal panen.

Baca Juga: Limbah PT Pindo Deli 1 Diduga Cemari Sungai Citarum hingga Berubah Warna Biru Kehijauan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dody Supriyadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas hingga kini masih melakukan penanganan darurat di lokasi dengan membangun tanggul penahan sementara.

Dody menambahkan, berdasarkan hasil mitigasi di lapangan, tanggul Sungai Citarum jebol sepanjang sekitar enam meter. Akibatnya, ratusan rumah warga di Desa Pantai Bakti terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter.

(Sumber: Antara) 

x|close