Melihat Pembersihan Lumpur dan Material Kayu oleh TNI di Sumut, Cangkul hingga Alat Berat Dikerahkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 20:42
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Membersihkan fasilitas umum dan rumah warga yang masih dipenuhi lumpur atau material sisa banjir dan longsor di Sumatera Barat. Membersihkan fasilitas umum dan rumah warga yang masih dipenuhi lumpur atau material sisa banjir dan longsor di Sumatera Barat. (Istimewa)

Ntvnews.id, Sumatra Utara - Upaya pembersihan lumpur dan material kayu di Sumatra Utara terus dilakukan. Pembersihan ini tidak hanya melibatkan personel TNI, melainkan warga sekitar juga bahu membahu mempercepat pemulihan fasilitas umum, mulai dari sekolah hingga akses jalan.

Dari pantauan kondisi di lapangan, per Senin, 19 Januari 2026, di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, aktivitas pembersihan terlihat intensif di berbagai titik. Di lingkungan SMA Fransiskus, truk-truk TNI dikerahkan untuk mengangkut material kayu sisa banjir bandang.

Personel TNI bahu membahu mengangkat potongan kayu, puing, dan sampah, lalu melemparkannya ke bak truk. Kerja kolektif tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Pembersihan juga dilakukan di depan Kantor Camat Tukka. Halaman kantor pemerintahan itu masih dipenuhi lumpur tebal. Untuk mempercepat proses, TNI dari Zeni Angkatan Darat menurunkan truk bak terbuka dan alat berat.

Excavator dikerahkan mengeruk lumpur, kemudian memindahkannya ke dalam truk untuk dibuang ke lokasi penampungan sementara. Langkah ini penting agar pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Baca Juga: Momen Rumah-rumah Lansia di Aceh Tamiang Dibersihkan dari Lumpur oleh TNI, Pemulihan Sentuh yang Paling Rentan

Sementara itu, di simpang Sipange, Kecamatan Tukka, pembersihan jalan terus dilakukan. Alat berat dan truk TNI menjadi andalan dalam menyingkirkan lumpur dan tanah yang menutup badan jalan.

Meski sebagian ruas masih licin, jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan dengan kehati-hatian. Pembersihan jalan diprioritaskan guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan mendukung mobilitas warga.

Di Kecamatan Pandan, personel TNI juga melakukan pembersihan menyeluruh di SMA Fransiskus. Lumpur yang menempel di dinding sekolah dibersihkan dengan menyemprotkan air menggunakan selang bertekanan tinggi, seperti yang biasa digunakan pemadam kebakaran. Sejumlah personel lainnya terlihat menyikat dinding dan membersihkan ruang kelas.

Pembersihan tidak hanya difokuskan di dalam sekolah, tetapi juga di area jalan sekitar sekolah dengan bantuan truk tangki air.

Dukungan juga datang dari Medan. Alat berat diberangkatkan menggunakan Kapal ADRI LXVIII dari Dermaga 202 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menuju Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga: Lumpur di Aceh Tamiang Terus Dilibas dari Jalan Raya, Kantor Desa, RS, hingga Puskesmas

Pengiriman ini bertujuan mempercepat pemulihan fasilitas publik dan infrastruktur vital. Truk pengangkut alat berat berjejer rapi di dermaga dengan pengawalan ketat dari TNI.

Di Desa Purba Dolok, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, pembersihan puing kayu dilaporkan telah mencapai seratus persen. Proses pembersihan melibatkan personel TNI dan alat berat, sehingga area permukiman kini lebih aman dan bersih.

Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan membangkitkan kembali semangat masyarakat terdampak.

Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam penanggulangan bencana. Kehadiran TNI dengan personel terlatih dan peralatan memadai memberikan harapan bagi warga untuk segera bangkit.

x|close