Bangga Ikut Terlibat di Program MBG, Tanti Tak Percaya Bisa Kerja Lagi di Usia 55 Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 19:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Tanti Suhermayani (55), pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Paseban, Jakarta Pusat Tanti Suhermayani (55), pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Paseban, Jakarta Pusat (Bakom RI)

Ntvnews.id, Jakarta - Tanti Suhermayani (55) tak kuasa menahan kegembiraan dan kebanggaan di hatinya karena bisa ikut terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Ia yang kini bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paseban, Jakarta Pusat, meyakini MBG tak hanya memberikan makan gratis untuk anak-anak Indonesia, tapi juga menjadi motor dalam membuka lapangan kerja.

“Saya tuh bangga. Bangga kenapa, karena saya udah jadi bagian dari programnya Pak Prabowo. Walaupun istilahnya saya cuma nyuci ompreng ya, tapi saya bangga saja gitu. Bisa ikut serta jadi ikut dari bagian program ini,” ujar Tanti dalam wawancara “Sinergi Indonesia” yang ditayangkan di akun YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI, dikutip Senin, 19 Januari 2026.

Di usianya yang sudah lebih dari 50 tahun, Tanti mengaku tidak percaya bisa diterima bekerja sebagai pencuci ompreng di SPPG. Ia bersyukur faktor usia bukan menjadi halangan baginya bekerja dan berkontribusi untuk program MBG.

“Saya benar nggak percaya, nggak yakin gitu, kok saya bisa diterima. Sedangkan saya kan umur saya kan udah lebih 50 tahun,” tuturnya.

Baca Juga: Infografik: 4.000 Dapur MBG Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

Tanti mengaku merasa nyaman selama tiga bulan bekerja di SPPG Paseban. Apalagi, kata dia, sejak awal ia tak dipersulit untuk mengikuti proses rekrutmen. Banyak pihak yang membantunya seperti membuat SKCK hingga membuka rekening tabungan.

“Alhamdulilah. Saya benar-benar bersyukur di situ diterima di MBG. Apalagi sekarang saya sudah nyaman, sudah enak gitu,” ucapnya.

Menurut Tanti, MBG merupakan anugerah dan berkah bagi rakyat seperti dirinya. Apalagi, MBG bukan cuma dinikmati anak-anak sekolah, melainkan juga ibu hamil dan menyusui. Ia pun berharap program MBG terus dilanjutkan.

"Saya ingin (program MBG) dilanjut terus karena banyak manfaatnya. Buka lapangan kerja, (makanan sehat) buat anak-anak sekolah, buat balita, ibu hamil, ibu menyusui. Itu kan semuanya dapat dari MBG. Sampai cucu saya dapat (MBG). Itu yang saya rasakan, itu anugerah. Berkah deh," ucapnya.

Baca Juga: Program MBG Indonesia Tarik Perhatian Jepang untuk Studi Banding

x|close