Antisipasi Perubahan Iklim, Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 16:00
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kogabwilhan III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Ternate, Maluku Utara. Kogabwilhan III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Ternate, Maluku Utara.

Ntvnews.id, Jakarta - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, mengatakan jika penanaman mangrove memiliki makna strategis dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir dan kedaulatan negara.

“Menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, namun juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” kata Joko, Kamis, 15 Januari 2026.

Joko menyebut 1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini, bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana seperti banjir rob dan tsunami, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Ternate.

Melalui kegiatan ini, Kogabwilhan III berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.

“Perlu dipahami bahwasanya penanaman pohon mangrove, bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Menanam mangrove di daerah pesisir, sejatinya investasi jangka panjang kita bagi anak-cucu dan generasi mendatang bangsa di republik ini,” ujar Joko.

Kogabwilhan III memberikan apresiasi ke seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove, sebagai upaya bersama menjaga keseimbangan alam serta mendukung langkah mitigasi perubahan iklim, sekaligus menggerakkan taraf hidup, sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

Joko memastikan TNI senantiasa aktif dan adaptif terhadap tantangan nonmiliter, khususnya ancaman perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta keamanan wilayah pesisir Indonesia.

“Insya Allah, kegiatan serupa akan terus berlanjut, kita lakukan di seluruh wilayah pesisir di Tanah Air, sebagai wujud nyata komitmen TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus pelindung lingkungan hidup NKRI,” pungkas Joko.

x|close