Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimatan Timur, Hari ini, Senin, 12 Januari 2025
PT Pertamina (Persero) mencatat nilai investasi yang digelontorkan dalam proyek pengembangan kilang minyak mentah tersebut mencapai Rp123 triliun.
Proyek RDMP Balikpapan yang mulai digarap sejak 2016 itu bertujuan untuk menambah kapasitas pengolahan minyak sekaligus memperkuat fasilitas dan infrastruktur penerimaan minyak mentah.
Baca Juga: Bahlil Temui Prabowo di Istana, Laporan PNBP Sampai RDMP Balikpapan
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa RDMP Balikpapan dirancang sebagai sistem yang terintegrasi, mulai dari penerimaan bahan baku hingga proses pengolahan.
“RDMP Balikpapan dibangun secara terintegrasi mulai dari penyediaan bahan baku, pipa transfer hingga produksinya,” ujar Baron dalam keterangan resmi yang dikutip Senin, 12 Januari 2025.
Fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex dalam Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. (Dok.Ntvnews.id)