11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung 100%, Pembangunan di 15 Titik Dikebut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jan 2026, 16:22
thumbnail-author
Alber Laia
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Pembangunan jembatan bailey di Provinsi Aceh. Pembangunan jembatan bailey di Provinsi Aceh. (Dok.Ntvnews.id)

Ntvnews.id, Aceh - Sebanyak 11 jembatan bailey di Provinsi Aceh sudah rampung 100 persen. Dibantu personel dari Kodam Iskandar Muda (IM), sebelas jembatan ini telah menyambungkan kembali akses di wilayah Aceh yang terputus akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Hingga Sabtu (10/1), dari 11 jembatan bailey yang sudah selesai sepenuhnya, lima di antaranya ada di Kabupaten Bireuen. Yakni jembatan Teupin Mane, Teupin Reudeup, Jeumpa/Cot Bada, Matang Bangka, dan Kutablang.

Baca Juga: TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Bailey-Armco di Sumatra

Jembatan Teupin Mane menghubungkan ruas jalan Bireuen-Bener Meriah-Takengon, sementara Jembatan Teupin Reudeup menghubungkan ruas jalan Bireuen-Lhokseumawe.

Kemudian, Jembatan Jeumpa/Cot Bada menghubungkan ruas jalan Peudada ke Bireun, Jembatan Matang Bangka menghubungkan ruas jalan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh, dan Jembatan Kutablang menghubungkan Bireuen-Lhokseumawe.

Pembangunan jembatan bailey di Provinsi Aceh. <b>(Dok.Ntvnews.id)</b> Pembangunan jembatan bailey di Provinsi Aceh. (Dok.Ntvnews.id)

Enam jembatan lainnya berlokasi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara. Di Bener Meriah, jembatan yang sudah selesai adalah Jembatan Weh Pase (Aceh Utara-Bener Meriah), Timang Gajah (Bireuen-Bener Meriah-Takengon), dan Jamur Ujung 1 (Bireuen-Bener Meriah-Takengon).

Lalu, di Aceh Utara yakni Jembatan Panton Nisam (Jalan Aceh Utara), Bukit Dara Bhaktya (Kecamatan Bhaktya-Lhoksukon), dan Beutong Ateuh (Takengon-Nagan Raya).

Pembangunan 15 jembatan bailey di titik lainnya terus dikebut pemerintah dengan bantuan personel TNI. Beberapa yang sudah menunjukkan progres signifikan yakni Jembatan Jamur Ujung 2 (70 persen), Bener Kelipah (89 persen), dan Wehni Rongka (65 persen).

x|close