Korban Meninggal Bencana Sumatera dan Aceh Capai 1.177 orang dan 148 Hilang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 18:15
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Korban Meninggal Mencapai 1.177 orang dan 148 Hilang di Bencana Sumatera Korban Meninggal Mencapai 1.177 orang dan 148 Hilang di Bencana Sumatera (BNPB)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menyampaikan data terkait korban yang meninggal dunia dalam bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

Seperti disampaikan Kapusdatin BNPB Abdul Muhari bahwa korban yang meninggal dunia hingga saat ini mencapai 1.177 dan 148 dinyatakan masih hilang.

"Tambahan korban jiwa meninggal dunia ini menambah jumlah total dari tiga provinsi. Kemarin rekapitulasi kita di cut off pukul 16.00 adalah 1.167 jiwa, dan hari ini bertambah 10 menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia," kata Abdul Muhari, Minggu 4 Januari 2026.

Pondok Pesantren (PP) Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang pada Jumat, 2 Januari 2026.  <b>(Bakom RI)</b> Pondok Pesantren (PP) Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang pada Jumat, 2 Januari 2026. (Bakom RI)

Dalam peristiwa tersebut, Provinsi Aceh menjadi paling banyak yang meninggal dunia yaitu mencapai 543 orang dan 31 hilang, Sumatera Utara mencapai 370 orang dan 43 hilang, Sedangkan Sumatera Barat mencapai 264 orang meninggal dunia dan 74 hilang.

Baca Juga: TNI AD dan Warga Bahu-membahu Bersihkan Rumah dan Pondok Bersalin Terdampak Bencana Banjir

Sementara untuk korban yang mengungsi Provinsi Aceh juga menjadi paling banyak yaitu mencapai 217.780 orang, Sumatera Utara 13.540 orang dan Sumatera Barat mencapai 10.854 orang.

Abdul Muhari mengatakan lebih lanjut ada pengurangan bagi korban yang hilang. Setidaknya ada 17 nama dalam daftar hilang sudah dikoreksi oleh desa, kecamatan hingga anggota keluarga.

"Hari ini ada pengurangan 17 nama untuk daftar orang hilang yang dikoreksi oleh desa, kecamatan, maupun anggota keluarga, sehingga jumlah total rekapitulasi nama korban yang masih dalam daftar pencarian tim SAR gabungan itu 148 jiwa," beber Abdul Muhari.

HIGHLIGHT

x|close