Ntvnews.id, Jakarta - Daftar para calon pekerja PPSU Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara yang berjumlah 300 orang diumumkan pagi ini di akun papanggo. official, Rabu 16 Juli 2025. Mereka akan bersaing ketat agar bisa lolos dan diterima di fase test berikutnya.
Sehubungan dengan telah dilaksanakannya tahapan seleksi administrasi, ujian praktik, dan wawancara calon petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Papanggo, dengan ini kami sampaikan terlampir.
"PEMBERITAHUAN HASIL SELEKSI CALON PETUGAS PPSU.KELURAHAN PAPANGGO TAHUN 2025
Sehubungan dengan telah dilaksanakannya tahapan seleksi administrasi, ujian praktik, dan wawancara calon petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Papanggo, dengan ini kami sampaikan:
✅ Nama-nama peserta yang dinyatakan Lolos ke tahap selanjutnya.Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi. Bagi yang belum lolos, kami apresiasi atas partisipasinya dan tetap semangat untuk kesempatan berikutnya.
???? Keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.' tulis akun papanggo official.
Seperti diketahui lowongan pekerjaan petugas PPSU yang diumumkan pemerintah provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu menyedot perhatian publik. Pasalnya tak hanya mereka yang lulusan SD, namun pada lulusan sarjana pun ikut bersaing bisa menjadi anggota PPSU.
Sementara itu diberitakan sebelumnya, di daerah kelurahan lain seperti di Cipayung pun, banyak peminat yang ingin menjadi anggota PPSU.
Posisi sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur, menjadi rebutan bagi ratusan warga akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda sejumlah sektor kerja di Jakarta.
View this post on Instagram
Tercatat sebanyak 326 orang mendaftar untuk memperebutkan enam posisi yang tersedia. Sebagian besar pelamar diketahui merupakan korban PHK yang mencoba daftar sebagai PPSU demi bertahan hidup.
"Saya tertarik melamar sebagai PPSU karena saya kena PHK dari kantor saya di Jakarta pas awal tahun. Kalau tidak ada pemasukan, saya sulit untuk bayar kuliah," kata salah satu pelamar PPSU Kelurahan Cipayung, Khoirunnisa (21) di Jakarta Timur, Rabu.
Mahasiswa jurusan ilmu komunikasi di sebuah universitas swasta di Jakarta ini mengaku sudah mencoba melamar ke berbagai perusahaan, mulai dari jasa hingga perbankan, namun belum juga mendapat panggilan kerja.
"Sebelumnya sudah sering melamar kerja di bank, perusahaan bagian jasa, bidang lain juga, tapi belum ada panggilan apa-apa. Sekalinya ada panggilan abis itu gantung gitu aja," ujar Khoirunnisa.