Israel Tangkap 7 Warganya, Kenapa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Okt 2024, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
400 Ribu Orang Mengungsi ke Suriah Akibat Agresi Militer Israel di Lebanon 400 Ribu Orang Mengungsi ke Suriah Akibat Agresi Militer Israel di Lebanon (ANTARA)

Ntvnews.id, Tel Aviv - Polisi Israel telah menangkap tujuh warga negara Israel yang diduga menjadi bagian dari jaringan mata-mata yang mengumpulkan informasi sensitif untuk intelijen Iran. Para tersangka berasal dari kota Haifa dan wilayah utara Israel.

Dilansir dari AFP, Selasa, 22 Oktober 2024, badan keamanan internal Israel, bersama polisi, mengungkap jaringan ini yang beroperasi atas nama intelijen Iran.

Jaringan tersebut dituduh mengumpulkan informasi tentang pangkalan militer dan infrastruktur energi Israel, termasuk instalasi angkatan udara, pelabuhan, serta lokasi sistem pertahanan Iron Dome. Penyelidikan mengungkapkan bahwa kelompok ini bekerja di bawah arahan dua agen Iran yang dikenal sebagai "Alkhan dan Orkhan" selama dua tahun.

Baca Juga: 400 Ribu Orang Mengungsi ke Suriah Akibat Agresi Militer Israel di Lebanon

Polisi menyatakan bahwa anggota jaringan tersebut sadar bahwa informasi yang mereka kumpulkan bisa mengancam keamanan nasional dan membantu musuh dalam melancarkan serangan rudal. Jaringan ini diduga menerima ratusan ribu dolar, sering kali dalam bentuk mata uang kripto, sebagai imbalan untuk pekerjaan spionase tersebut.

Polisi juga menyebutkan bahwa jaringan ini bertanggung jawab atas pemotretan dan dokumentasi lokasi-lokasi strategis yang kemudian diserahkan kepada agen Iran. Selain itu, para anggotanya ditugaskan untuk mengumpulkan informasi tentang beberapa warga Israel sesuai perintah agen Iran.

Israel saat ini terlibat dalam konflik dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran, termasuk Hizbullah di Lebanon, Hamas di Gaza, dan Houthi di Yaman. Israel juga berkomitmen untuk merespons serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran pada 1 Oktober.

 

TERKINI

PM Kanada Akui Siapkan Negara Hadapi Risiko Invasi AS

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:30 WIB

Pemilu Brasil Dimulai, Lula dan Flavio Bolsonaro Bersaing Ketat

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:15 WIB

Wajah Kota Global Itu Ada di Dalam Gerbong MRT

Nasional Senin, 5 Okt 2026 | 06:55 WIB

Rusia Minta Diplomat Asing Tinggalkan Ibu Kota Ukraina

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:50 WIB

Korut Uji Rudal Jarak Menengah Berteknologi AI

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:35 WIB

PM Jepang Marah ke AS Usai Marinir Diduga Bunuh Perempuan

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:10 WIB

Kebakaran Di Machu Picchu Tewaskan Satu Orang

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:08 WIB
Load More
x|close