Demo Mahasiswa-Pelajar Ricuh di Semarang, Wakasat Intel Pipinya Kena Tombak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Agu 2024, 09:20
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Demo ricuh di Semarang. (Instagram) Demo ricuh di Semarang. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Unjuk rasa di depan Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda Semarang, Jawa Tengah berakhir ricuh, Senin (26/8/2024). Seorang polisi dilaporkan terluka.

Polisi yang terluka adalah Wakasat Intel Polrestabes Semarang. Ia terluka usai terkena lemparan benda dari pendemo.

"Kita sayangkan adik-adik mahasiswa libatkan siswa STM, kita sayangkan, dan mereka terprovokasi. Datangnya jam 18.00 WIB, magrib datang entah dari mana lalu lakukan pelemparan," ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar.

Menurut Irwan, anggotanya itu terkena lemparan benda yang menyerupai tombak. Akibatnya, Wakasat Intel Polrestabes Semarang terluka pada bagian pipinya.

"Bisa menyaksikan sampai mana adik-adik kita melakukan pelemparan batu, paving, kayu, bambu dan seterusnya, ada beberapa korban, bahkan Wakasat Intel Polrestabes itu terkena tombak di pipi kanannya," jelas Irwan.

Pendemo sendiri menuntut untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Pilkada. Massa juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya. 

TERKINI

China–Inggris Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 08:35 WIB

Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 07:40 WIB

Uni Eropa Sebut AS sebagai Ancamanm Kok Bisa?

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 07:34 WIB

Meksiko Larang Vape, Turis Terancam Denda Ratusan Juta Rupiah

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 07:30 WIB

Netanyahu Tolak Akui Palestina Meski Sudah Gabung Board of Peace

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 07:29 WIB

Raja Denmark Bakal Kunjungi Greenland

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 06:29 WIB

Wapres Iran Siap Hadapi Perang dengan AS

Luar Negeri Jumat, 30 Jan 2026 | 06:00 WIB
Load More
x|close