Ntvnews.id, Jakarta - Panitia Gerakan Solusi Indonesia (GSI) Youth Fest Hero Summit 2026 secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana menghadirkan pesohor sekaligus pejabat publik Raffi Ahmad sebagai tamu undangan. Keputusan ini diambil menyusul usai raiamnya aksi boikot dan kritik tajam dari publik terkait kontroversi aksi deklarasi yang melibatkan kelompok yang disebut sebagai mahasiswa palsudi Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 29 Oktober 2026 lalu.
Ketua Panitia GSI Youth Fest Hero Summit 2026, Asep Abdullah Rowi, mengumumkan pembatalan tersebut pada Senin malam, 2 November 2026. Ia menyatakan bahwa langkah ini diambil setelah panitia mendengar dan mempertimbangkan secara mendalam berbagai aspirasi serta dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
"Dengan mempertimbangkan situasi yang berkembang, GSI memutuskan membatalkan rencana kehadiran Raffi Ahmad sebagai tamu undangan dalam kegiatan ini," ujar Asep dalam keterangan resminya, dikutip 3 November 2026.
Baca Juga: Doa Nagita Slavina untuk Raffi Ahmad di Tengah Ramai Seruan Boikot
Asep menjelaskan, rencana awal untuk mengundang Raffi Ahmad sebenarnya telah disusun jauh hari sebelum polemik deklarasi di Bundaran HI mencuat ke publik. Namun, eskalasi situasi yang terjadi belakangan membuat pihak penyelenggara harus melakukan evaluasi cepat demi menjaga substansi acara.
"Awalnya kami mengundang Raffi Ahmad, tapi kami batalkan setelah muncul kabar yang berkembang di masyarakat," tambahnya.
Menurut Asep, langkah tegas ini diambil agar perhelatan GSI Youth Fest tetap berada di jalur yang positif sebagai ruang ekspresi dan kolaborasi bagi anak muda. Panitia ingin menghindari potensi hilangnya fokus acara akibat polemik eksternal yang tidak berkaitan langsung dengan substansi kepemudaan.
Meskipun salah satu figur publik utama batal hadir, panitia memastikan bahwa seluruh rangkaian acara GSI Youth Fest Hero Summit 2026 tetap berjalan sesuai jadwal. Acara puncak rencananya akan dihelat di Stadion Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada 8 November 2026 mendatang.
Di samping itu, Ndarboy Genk selaku pengisi acara pun ikut menyatakan mundur dan batal tampil di acara GSI Youth Fest 2026, dengan banyak pertimbangan. Kemundurannya itu diinformasikan melalui pihak manajemen Ndarboy Genk.
"Melalui pernyataan ini, Kami, Mabes Balker selaku manajemen yang menaungi Ndarboy Genk, secara resmi menyatakan pengunduran diri dan tidak akan mengambil bagian dalam acara yang dijadwalkan pada tanggal 8 November 2026 di Solo," tulis keterangan resminya.
Mengusung tema besar "Pemuda Adalah Solusi", kegiatan yang diinisiasi oleh Gerakan Solusi Indonesia ini dirancang sebagai wadah strategis pertemuan generasi muda, berbagai komunitas kreatif, tokoh-tokoh inspiratif, serta para pemangku kepentingan yang menaruh perhatian besar pada masa depan pembangunan pemuda di Indonesia.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad pada saat jumpa media di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025. (ANTARA)