Polri Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Okt 2026, 13:35
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan awak media di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Raby (20/10/2026). Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan awak media di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Raby (20/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan akan segera menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab insiden terbakarnya KMP Batumandi di perairan sekitar Pulau Merak Besar. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kapal feri itu tengah dalam proses manuver sandar (alun sandar) menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa, 20 Oktober 2026 sore.

“Kita Polri, Korps Kepolisian Perairan (Korpolair), nanti juga turun untuk membantu penyelidikan, apakah ini terjadi karena faktor teknis atau ada nonteknis,” ujar Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Melalui proses investigasi yang komprehensif ini, lanjut Kapolri, jajarannya akan menelusuri secara mendalam guna memastikan apakah insiden kebakaran tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis atau justru mengindikasikan adanya unsur kesengajaan dari pihak-pihak tertentu.

“Karena tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang ingin sengaja melakukan sebuah upaya yang tidak baik, ya. Tapi ini perlu pendalaman, sehingga kita akan terus bekerja sama dengan jajaran Menhub,” tegasnya.
 

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Berkat kesigapan petugas di lapangan, seluruh penumpang beserta awak kapal berhasil dievakuasi dengan cepat dan selamat ke area yang aman.

Guna menguak tabir penyebab pasti kebakaran, Menhub menyatakan telah menggandeng pihak Polri untuk melakukan investigasi mendalam, sekaligus menginstruksikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk turun tangan memeriksa seluruh aspek, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.

Sebelumnya, pihak manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberikan konfirmasi resmi terkait insiden kebakaran yang melanda KMP Batumandi. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa kapal tersebut mulanya bertolak meninggalkan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada pukul 14.52 WIB.

Namun, tatkala perjalanan hampir rampung, tepatnya sekitar pukul 16.15 WIB, petugas pengawas di atas kapal mendapati adanya kemunculan percikan api yang berasal dari area buritan bagian belakang kapal, yang berlokasi di dek atas khusus muatan kendaraan kecil.

Merespons darurat situasi tersebut, sejumlah armada kapal penyelamat yang dikerahkan dari unsur SAR gabungan dan kepolisian langsung bergerak cepat menuju titik koordinat kejadian guna mempercepat proses evakuasi dan memindahkan seluruh penumpang ke zona steril.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close