2 Tahun Prabowo-Gibran, Dimpos Tampubolon: 3 Tahun ke Depan Harus Lebih Maksimal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Okt 2026, 17:12
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bendahara Umum Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dimpos Tampubolon Bendahara Umum Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dimpos Tampubolon

Ntvnews.id, Jakarta - Bendahara Umum Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dimpos Tampubolon, mengajak masyarakat mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengoptimalkan pembangunan dalam tiga tahun tersisa hingga 2029.

Menurut Dimpos, dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran telah menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kemandirian bangsa, mulai dari sektor energi, pangan, pendidikan, kesehatan, hingga hilirisasi industri.

“Dua tahun ini menjadi momentum untuk melihat fondasi pembangunan yang sudah diletakkan. Perjalanan masih tiga tahun lagi. Kita harus tetap optimistis dan mendukung pemerintah agar program-program strategis berjalan semakin baik dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dimpos.

Di sektor energi, ia menyoroti program biodiesel B50 yang memadukan 50 persen bahan bakar nabati dan 50 persen solar. Program ini diharapkan memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan impor, serta mengoptimalkan sumber daya dalam negeri.

Baca Juga: Rakernas Gekira, Dimpos Tampubolon Ajak Kader Solid Dukung Program Prabowo

“Ketahanan energi merupakan kunci kemandirian bangsa. Kita berharap program B50 mampu memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, mendorong investasi, dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Dimpos juga menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, dan layanan kesehatan menjadi investasi penting untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul. Ia menekankan pentingnya pengawasan, ketepatan sasaran, dan perbaikan berkelanjutan agar manfaat program tersebut semakin optimal.

“Gizi yang baik, pendidikan berkualitas, dan pelayanan kesehatan yang terjangkau merupakan fondasi menuju negara maju. Kita ingin generasi Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan mampu bersaing di tingkat global,” tuturnya.

Di bidang ekonomi, Dimpos menilai hilirisasi perlu terus diperkuat untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, mengembangkan industri nasional, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM juga perlu diperluas agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Menurutnya, seluruh agenda tersebut harus mendukung persiapan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, terutama melalui peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan, serta perluasan kesempatan kerja.

“Generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia. Mereka harus memiliki akses terhadap pendidikan yang baik, teknologi, dan kesempatan untuk berinovasi agar bonus demografi menjadi kekuatan bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga: Bencana Alam Berpotensi Kembali Terjadi, Bendum PP Gekira Dimpos Tampubolon: Kita Semua Harus Berbenah dan Lebih Memperhatikan Lingkungan

Dimpos menegaskan, dukungan terhadap pemerintah perlu berjalan beriringan dengan evaluasi dan kritik konstruktif. Program yang telah berjalan baik perlu dilanjutkan, sedangkan kebijakan yang belum optimal harus diperbaiki.

Bendahara Umum Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dimpos Tampubolon Bendahara Umum Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dimpos Tampubolon

“Pemerintahan ini masih memiliki tiga tahun ke depan. Mari kita dukung dan kawal bersama. Jika ada kekurangan, berikan masukan agar diperbaiki. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap persatuan dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa terus terjaga untuk memperkuat kemandirian nasional dan mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Dimpos menambahkan, tantangan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari situasi geopolitik global yang semakin dinamis, mulai dari konflik antarnegara, ketegangan perdagangan, persaingan kekuatan ekonomi dunia, hingga ketidakpastian rantai pasok dan harga energi.

“Di tengah situasi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas. Karena itu, kami mendukung Presiden Prabowo untuk terus memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional sekaligus memastikan pembangunan di dalam negeri tetap berjalan,” kata Dimpos.

Menurutnya, dinamika global tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia harus semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan strategis, termasuk energi dan pangan. Di saat yang sama, diplomasi yang aktif, hubungan baik dengan berbagai negara, serta kemampuan menjaga kepentingan nasional menjadi faktor penting untuk mempertahankan stabilitas dan membuka peluang kerja sama ekonomi.

Baca Juga: Dimpos Tampubolon: Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kuat, Reformasi Tata Kelola dan Hilirisasi Jadi Kunci Ketahanan Nasional

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perubahan dunia. Kita harus mampu mengambil peluang, menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, dan memastikan setiap kerja sama internasional memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Dalam konteks itu, kepemimpinan Presiden Prabowo perlu kita dukung agar agenda kemandirian dan kepentingan nasional semakin kuat,” ujarnya.

x|close