Demo Meluas di Prancis dan Italia, Kemlu Imbau WNI Hindari Kerumunan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Okt 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam media gathering di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam media gathering di Jakarta, Rabu (1/7/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Eropa untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul gelombang demonstrasi di sejumlah negara, khususnya Prancis dan Italia.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris dan KBRI Roma terus memantau perkembangan situasi keamanan di kedua negara tersebut setelah aksi unjuk rasa berlangsung pada 17 Oktober 2026.

"Hingga saat ini, KBRI Paris dan KBRI Roma belum menerima laporan mengenai adanya WNI yang terlibat maupun terdampak akibat demonstrasi tersebut," kata Heni dalam keterangan tertulis kepada awak media, Senin, 19 Oktober 2026.

Heni menjelaskan, kedua perwakilan diplomatik Indonesia itu telah mengingatkan WNI di wilayah kerja masing-masing agar tetap berhati-hati dan mengikuti perkembangan situasi keamanan. WNI juga diminta memantau informasi resmi dari otoritas setempat serta menjauhi lokasi demonstrasi dan kerumunan massa.

Selain menjaga keselamatan diri, masyarakat Indonesia di Prancis dan Italia diimbau menyesuaikan rencana perjalanan untuk mengantisipasi kemungkinan terganggunya layanan transportasi umum. WNI juga diminta mematuhi arahan aparat keamanan setempat.

Baca Juga: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Instruksikan KSP Kawal Program Prioritas Nasional

"KBRI Paris dan KBRI Roma akan terus memantau perkembangan situasi keamanan pasca-demonstrasi dan menjaga komunikasi dengan seluruh WNI," imbuh Heni.

Kemlu RI turut menyediakan saluran komunikasi darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan di kedua negara tersebut. WNI di Prancis dapat menghubungi Hotline KBRI Paris di nomor +33-6-2112-2109, sedangkan WNI di Italia dapat mengontak Hotline KBRI Roma melalui +39-338-954-2333.

Gelombang demonstrasi melanda Prancis dan Italia dalam sepekan terakhir. Di Prancis, aksi bermula ketika para pelajar memblokade sekolah untuk menyuarakan tuntutan perbaikan sistem pendidikan.

Unjuk rasa tersebut berlangsung selama tiga pekan. Situasi kemudian berkembang setelah muncul seruan pada Jumat lalu yang mengajak berbagai kelompok masyarakat turun ke jalan dengan tuntutan lebih luas, termasuk menyangkut kondisi ekonomi.

Di sejumlah wilayah Prancis, aksi demonstrasi juga diwarnai tindakan anarkistis. Beberapa kelompok dilaporkan merusak fasilitas, menjarah toko, hingga membakar bangunan, bahkan ketika gelombang unjuk rasa mulai mereda.

Sementara itu, demonstrasi di Italia berlangsung di berbagai daerah, termasuk Roma dan Milan. Aksi tersebut dipicu keresahan masyarakat terhadap meningkatnya biaya hidup dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM).

Di Roma, serikat pekerja CGIL menggelar unjuk rasa untuk memprotes kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni.

Adapun di Milan, demonstrasi yang menyoroti krisis biaya hidup berujung bentrokan di Piazza del Duomo, kawasan pusat kota. Sejumlah kecil demonstran yang mengenakan penutup wajah dilaporkan melemparkan alat pemadam kebakaran.

Di tengah dinamika keamanan tersebut, Kemlu RI meminta WNI tetap waspada, menghindari titik-titik demonstrasi, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari otoritas setempat maupun perwakilan Indonesia di negara tempat mereka berada.

x|close