Prabowo Lantik Satyawan Pudyatmoko Pimpin Badan Pengelola Gambut dan Mangrove

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Okt 2026, 16:08
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dalam acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta Presiden Prabowo Subianto dalam acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), didampingi Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai wakil kepala badan tersebut. Pelantikan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan keduanya mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 43M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.

Dalam prosesi tersebut, Satyawan dan Sriyanto mengucapkan sumpah jabatan dengan dipandu oleh Presiden Prabowo.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," demikian sumpah jabatan yang diucapkan Satyawan dan Sriyanto dituntun oleh Presiden.

Setelah pengambilan sumpah, keduanya menandatangani berita acara pelantikan yang turut disaksikan dan ditandatangani oleh Presiden.

Baca Juga: Menko Dudung Sebut Prof. Satyawan Pudyatmoko Bakal Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Sebelum dipercaya memimpin BPGMN, Satyawan menjabat sebagai Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) di Kementerian Kehutanan.

Ia juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan lahan gambut dan mangrove. Satyawan pernah mengemban tugas sebagai Deputi Perencanaan dan Evaluasi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

BRGM sebelumnya bertanggung jawab atas restorasi ekosistem gambut dan rehabilitasi mangrove di sejumlah provinsi prioritas. Masa tugas lembaga tersebut berakhir pada 31 Desember 2024.

Sementara itu, Sriyanto sebelum dilantik menjadi Wakil Kepala BPGMN menjabat sebagai Kapoksahli Pangdam XXI/Radin Inten.

Pembentukan BPGMN diputuskan Presiden Prabowo pada 24 September 2026. Kehadiran badan ini ditujukan untuk memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga: Listyo Ungkap Langkah Pemerintah Tangani Karhutla, dari Pemadaman hingga Restorasi Gambut

Keputusan tersebut diambil setelah Presiden mengadakan diskusi dengan sejumlah akademisi dan pakar mengenai pengelolaan lahan gambut serta penanganan kebakaran di Istana Merdeka, Jakarta.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada Jumat, 25 September 2026, menyebut pembentukan BPGMN sebagai salah satu hasil pembahasan Presiden bersama para ahli.

Menurut Teddy, badan tersebut akan memperkuat pencegahan karhutla melalui penelitian, pemetaan, pengembangan sistem deteksi dini, serta pemantauan titik panas di kawasan gambut.

"Badan ini akan melibatkan para ilmuwan dan profesional," katanya.

Keterlibatan ilmuwan dan tenaga profesional diharapkan mampu mendorong pengelolaan gambut berbasis penelitian serta mendukung upaya pencegahan kebakaran sejak dini.

(Sumber: Antara)

x|close