Ntvnews.id, Jakarta - Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kian semakin memanas. Ruben secara resmi melayangkan dua laporan kepolisian sekaligus yang mengarah pada Sarwendah terkait dugaan peretasan (illegal access) dan pencemaran nama baik.
Kepastian mengenai laporan ganda tersebut dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. Ia menjelaskan bahwa dua laporan polisi tersebut dibuat pada hari yang sama, yakni Minggu, 11 Oktober 2026, meski diajukan pada jam yang berbeda.
“Benar, ya, bahwa klien kami, Ruben Onsu, pada tanggal 11 Oktober 2026 itu telah membuat dua laporan. Ya, membuat dua laporan,” ujar Minola Sebayang, dikutip 12 Oktober 2026.
“Jadi inilah laporan yang dibuat oleh klien kami kemarin. Tanggal 11 (Oktober) itu ada dua laporan, bukan hanya satu laporan. Hanya saja jamnya berbeda, namun pihak yang dilaporkan cenderung sama,” lanjut Minola.
Baca Juga: Dituding Bagikan Video Rekayasa Ruben Onsu, Sarwendah Tantang Cek Keaslian ke Polisi
Laporan pertama dilayangkan oleh pihak Ruben Onsu pada Minggu dini hari. Laporan ini berfokus pada dugaan illegal access atau akses ilegal terhadap akun email milik putra angkat Ruben, Betrand Peto (BP).
Aksi pengambilalihan akun tanpa izin tersebut diduga berujung pada penyebaran dokumen dan video pribadi pemuda berusia 21 tahun itu ke publik oleh beberapa akun di media sosial.
Minola menjelaskan bahwa terdapat dugaan tindakan melawan hukum berupa peretasan data pribadi, pengambilan foto serta video tanpa hak, hingga penyalahgunaan konten pribadi milik Betrand Peto.
"Ini terkait dengan illegal access, ya. Jadi, ada dugaan suatu tindakan perbuatan melawan hukum, masuk ke akun atau data pribadi seseorang, ya, dalam hal ini saudara BP," jelas Minola.
"Kemudian, mengambil tanpa hak data-data, foto, video yang ada di akun atau di email-nya BP. Dan kemudian menyalahgunakan video yang diambil tersebut dengan beredarnya video-video milik pribadi BP tanpa seizin BP yang dipublikasikan oleh beberapa akun,” tambahnya.
Berdasarkan penelusuran mandiri yang dilakukan oleh Betrand Peto, jejak aktivitas terakhir yang mengakses akun email miliknya mengarah pada akun email milik Sarwendah. Selain itu, nomor telepon pemulihan yang tertera pada email tersebut teridentifikasi sebagai nomor pribadi Sarwendah.
“Disampaikan oleh BP, sepanjang yang dia ketahui, nomor telepon tersebut adalah nomor telepon SW (Sarwendah),” ungkap Minola.
Baca Juga: Betrand Peto Tuding Sarwendah Mau Hancurkan Ruben Onsu
Tak berhenti di situ saja, pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB, Ruben Onsu kembali mendatangi kantor polisi untuk menyerahkan laporan kedua. Laporan sore hari ini berfokus pada dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.
Dalam laporan kedua, akun Instagram resmi @sarwendah29 diduga melakukan perekaman tanpa izin (unauthorized recording) saat Ruben Onsu sedang melakukan panggilan video (video call) dengan seorang pria. Rekaman tersebut kemudian diduga diedit sedemikian rupa hingga menyudutkan Ruben sebelum diunggah ke publik.
“Tindakan yang seperti saya katakan, melakukan perekaman tanpa izin. Dan kemudian menggunakan rekaman video call tersebut dengan cara yang melawan hukum. Apa cara melawan hukumnya itu? Patut diduga, menurut klien kami, ada editan,” pungkasnya.
Ruben, Sarwendah