Prabowo Optimistis Efek Ekonomi KDKMP Mulai Terasa di 2027, Potong Alur Distribusi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Sep 2026, 07:59
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto optimistis keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan mulai memberikan dampak ekonomi yang semakin terasa pada 2027.

Menurutnya, KDKMP merupakan sarana rantai pasok utama kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa. Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat memangkas rantai distribusi sehingga masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Saat ini, pemerintah masih dalam proses merealisasikan program KDKMP. Prabowo mengatakan hingga saat ini baru sekitar 6.000 KDKMP yang telah beroperasi. Namun, ia meyakini dampak ekonomi dari program tersebut akan semakin terasa seiring bertambahnya jumlah koperasi yang dibangun.

"Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih," jelas Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu, 16 September 2026.

Prabowo menilai KDKMP merupakan terobosan baru karena membuka ruang bagi sistem rantai pasok yang lebih efisien. Melalui koperasi tersebut, produsen dapat menyalurkan produknya kepada konsumen tanpa harus melalui perantara berlapis-lapis.

Sebagai contoh, ia menyebut hasil panen petani selama ini harus melewati sekitar lima perantara sebelum sampai ke tangan konsumen.

Menurut Prabowo, para perantara tersebut mengambil margin keuntungan yang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai 30 hingga 40 persen.

Baca Juga: Satu Perjalanan Bersama Prabowo, Beragam Cerita Warga di LRT Jakarta

Kondisi tersebut dinilainya tidak ideal karena konsumen harus membeli bahan pangan dengan harga lebih mahal, sementara petani belum memperoleh penghasilan yang optimal. Sementara itu, sebagian besar keuntungan justru dinikmati oleh para perantara.

Oleh karena itu, ia pun meyakini bahwa KDKMP dapat menjadi solusi atas persoalan tersebut.

"Dengan KDKMP, petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen," kata dia. "Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya," imbuh Prabowo.

Prabowo menilai pembangunan ekosistem ekonomi berbasis desa tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Selain KDKMP, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program strategis di sektor pangan, energi, pendidikan, perumahan, hilirisasi, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

x|close