Ntvnews.id, Jakarta - Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bernama Bayu Zulkarnain diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat. Hingga hari ke-5 pencarian, korban belum juga ditemukan.
"Belum ditemukan, belum ada tanda-tanda (keberadaan korban). Teman-teman SAR hari ini masih melakukan upaya, masih proses pencarian," ujar Kalak BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadi Sasongko, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dimas mengungkapkan, penyelaman juga masih dilakukan di bawah Jembatan Cisadane yang diduga jadi titik awal korban terjatuh. Penyisiran pun diperluas hingga ke Bendung Empang atau sekitar 4,5 kilometer dari lokasi awal.
Baca Juga: ASN DKI Diimbau WFH pada 18 Agustus, Maksimal 50 Persen Pegawai per Unit
"Hari ini teman-teman masih lakukan penyelaman, kemudian ada juga yang melakukan penyisiran sampai dengan ke Bendung Empang," tuturnya.
"Penyelaman masih dilakukan di titik awal diduga korban terjatuh, atau di bawah jembatan tempat motor korban ditemukan. Tetapi memang dari beberapa kali penyelaman belum ada nampak tanda-tanda korban," lanjut Dimas.
Dimas mengatakan, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal hingga hari ketujuh, sesuai dengan SOP SAR. Tim SAR gabungan akan melakukan rapat evaluasi pada hari ke-7 operasi SAR untuk menentukan langkah selanjutnya, jika korban belum ditemukan.
"Jadi untuk update pencarian sampai hari keenam seperti itu. Mungkin nanti kita evaluasi kembali menjelang H-1 pencarian sesuai SOP, kan sesuai SOP itu 7 hari pencarian," kata dia.
Diketahui, korban diduga terjatuh saat pulang kerja. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Cipaku, Bogor Selatan.
Korban diduga terjatuh saat melewati jembatan curam. Lokasi ini juga kerap dilintasi korban sehari-hari.
Dimas mengatakan tas korban ditemukan mengambang sejauh 100 meter dari titik terjatuh. Kemudian, motor korban berada di atas jembatan dengan posisi tergeletak.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bahkan sempat meninjau langsung proses pencarian Bayu Zulkarnain. Dedie memastikan tim SAR gabungan memaksimalkan pencarian hingga Bayu ditemukan.
Polisi sendiri turut menyelidiki kasus ini. Hal itu karena keluarga telah membuat laporan polisi. Percakapan terakhir korban pun dicek kepolisian.
ilustrasi ASN (tangsel info)