Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa masih terdapat banyak masyarakat Indonesia yang berada dalam kondisi miskin. Meski hidup dengan keterbatasan, ia merasa kagum karena masyarakat yang berada di lapisan paling bawah tetap mampu menjalani kehidupan dengan senyum.
"Rakyat kita masih banyak yang miskin. Yang luar biasa rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Mungkin bajunya hanya satu, satu setel. Rumahnya hanya gubuk, makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum," kata Prabowo dalam peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di Bekasi, Kamis, 13 Agustus 2026.
Prabowo juga menyinggung karakter masyarakat Indonesia yang dikenal ramah. Menurutnya, keramahan tersebut merupakan bagian dari karakter bangsa yang sudah melekat dalam diri masyarakat Indonesia.
Namun, ia menyayangkan sikap ramah tersebut terkadang justru dipersepsikan bangsa lain sebagai bentuk kelemahan Indonesia.
"We are considered the soft state. Kita kadang-kadang lambat untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar kita dan di kita," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Apresiasi Pengusaha Berani Kembangkan Motor Listrik Nasional di Tengah Persaingan Global
Prabowo menilai Indonesia sudah terlalu lama menghadapi persoalan berupa pengambilan dan penyelundupan sumber daya alam. Kekayaan yang dimiliki Indonesia pun dinilai belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Ia mengatakan tantangan terhadap Indonesia terus muncul dari waktu ke waktu, termasuk ketika Indonesia sedang berupaya memasuki tahap menjadi negara maju.
Karena itu, Prabowo mengingatkan generasi muda agar memahami sejarah bangsa. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah penting agar Indonesia tidak kembali menjadi korban akibat tidak memahami sikap dan perilaku negara lain.
"Kaum muda, belajarlah sejarah. Bangsa yang tidak mengerti sejarah akan dihukum oleh sejarah. Kalau kita tidak mengerti bagaimana perilaku bangsa-bangsa lain terhadap kita, kita mungkin selalu akan jadi korban," ucap dia.
Selain itu, Prabowo menyoroti keberagaman yang menjadi bagian dari identitas Indonesia. Ia menyebut Indonesia memiliki banyak suku, agama, serta bahasa daerah yang berbeda.
Menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri karena masyarakat Indonesia mampu hidup berdampingan secara rukun dan damai meskipun memiliki latar belakang yang beragam.
"Itu yang banyak bangsa merasa heran dengan kita," ujarnya.
Prabowo Subianto di Peluncuran Motor Listrik Nasional (Istimewa)