Ntvnews.id, Jakarta - Identitas pejalan kaki yang tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Pangrango 223A relasi Sukabumi–Bogor di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/8/2026), hingga kini masih belum diketahui. Dari hasil pemeriksaan petugas, korban diketahui berjenis kelamin perempuan.
Kapolsek Parungkuda AKP Erman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di jalur rel kereta api kawasan Pondok Bambu Kuring, Desa Sundawenang, sekitar pukul 04.30 WIB.
Menurutnya, kecelakaan bermula saat perempuan tanpa identitas tersebut berjalan di area rel kereta api. Pada saat yang bersamaan, KA Pangrango 223A melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor.
“Dikarenakan jarak sudah dekat maka seorang perempuan pejalan kaki tersebut tertabrak KA Pangrango 223A jalur Sukabumi-Bogor,” ujar Erman saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com Selasa sore
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami patah tulang pada kedua kaki, luka di bagian perut, serta luka serius di kepala.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi.
View this post on Instagram
Ilustrasi- Rel kereta yang ada di jalur kereta api yang melewati Kota Bandarlampung. (Antara)