Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi mediasi antara serikat pekerja PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dengan pihak manajemen guna membahas sejumlah aspirasi karyawan. Hasil pertemuan itu membuat aspirasi sekitar 23 ribu karyawan SGN memperoleh hasil yang dinilai memuaskan.
Jumlah karyawan SGN yang menyampaikan aspirasi tersebar di 33 pabrik gula.
Menurut Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) SGN, M. Rofi, pihaknya menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kinerja giling 2025, termasuk permintaan apresiasi kinerja yang sebelumnya tidak diberikan.
"Beberapa aspirasi kami terkait dengan kinerja giling 2025 itu, kan kami tidak mendapatkan apresiasi kinerja nih yang selama puluhan 25 tahun karier saya di perkebunan itu selalu mendapatkan istilahnya apresiasi apresiasi kinerja," ujar Rofi, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menjelaskan, tidak diberikannya apresiasi kinerja tersebut berkaitan dengan kondisi perusahaan yang terdampak sejumlah faktor eksternal. Di antaranya rembesan gula rafinasi, tidak lakunya tetes, adanya impor bioetanol, serta kondisi cuaca yang kurang mendukung pada 2025.
"Di tahun 2026 dikarenakan efek dari rembesan gula rafinasi, efek dari tetes yang tidak laku sehingga membuat perusahaan eh SGN ini agak kurang perform di tahun 2025," kata dia.
Di samping persoalan apresiasi kinerja, SPBUN SGN juga menyampaikan aspirasi terkait harmonisasi remunerasi setelah adanya penggabungan beberapa PTPN komoditas tebu menjadi SGN.
Kata Rofi, aspirasi tersebut difasilitasi oleh Dasco, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini, dan anggota Komisi VI Nasim melalui komunikasi dengan pihak manajemen.
"Jadi aspirasi kami alhamdulillah difasilitasi oleh Pak Dasco, Bu Anggia, dan Pak Nasim dari Komisi VI. Alhamdulillah segala apa yang menjadi tuntutan atau aspirasi kami diselesaikan dengan media komunikasi dengan pihak manajemen, sehingga apa yang menjadi aspirasi kami bisa terpenuhi," jelas Rofi.
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini, menyebut pertemuan tersebut dilakukan untuk mempertemukan pihak pekerja dengan korporasi guna mencari solusi atas aspirasi yang disampaikan.
"Jadi tadi kita ketemu dengan Pak Dasco, ini dengan teman-teman SPBun dan Federasi SPBun SGN dengan Federasi Perkebunan Holding," ujar Anggia.
Dia mengatakan, terdapat beberapa aspirasi yang dibahas, mulai dari bonus hingga standardisasi dan harmonisasi yang sedang dilakukan.
"Jadi ada beberapa aspirasi yang memang kita komunikasikan Jadi, kita komunikasikan dengan Komisi VI, DPR, dengan karyawan, lalu kemudian kita kan memfasilitasi. Komisi VI memfasilitasi antara korporasi, antara PTPN, SGN dengan para karyawan dan akhirnya alhamdulillah ketemu di titik temu," jelas dia.
Dirinya berharap hasil komunikasi tersebut dapat menjawab kebutuhan yang disampaikan para karyawan SGN.
"Jadi kan memang kita cari kira-kira solusinya seperti apa. Ada beberapa tuntutan, misalnya ada bonus, lalu kemudian ada standardisasi, harmonisasi yang memang sekarang sedang dilakukan itu juga," kata dia.
"Jadi akan menjawab semua pertanyaan atau kebutuhan yang dituntut atau yang diaspirasikan oleh teman-teman dari para karyawan," imbuh Anggia.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mediasi karyawan dengan manajemen SGN.