Pemerintah Segera Revitalisasi SDN Tanggirejo, Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2026, 23:00
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
ilustrasi sekolah (SDN pOndok Cina 5) ilustrasi sekolah (SDN pOndok Cina 5) (Berita depok.id)

Ntvnews.id, Jawa Tengah - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespons cepat informasi mengenai kondisi SDN Tanggirejo di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang rusak sejak Januari 2026.

Kemendikdasmen telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta pihak sekolah untuk merevitalisasi bangunan sekolah tersebut.

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah, dinas pendidikan, hingga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah untuk segera merevitalisasi sekolah tersebut,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal, Gogot Suharwoto, dalam keterangannya, Jumat, 24 Juli 2026.

Selanjutnya, Kemendikdasmen akan mengundang Kepala SDN Tanggirejo ke Jakarta untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi. Gogot menegaskan program revitalisasi sekolah merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Pemerintah berkomitmen memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

Pada tahun ini, program revitalisasi difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni sekolah terdampak bencana, sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat.

"SDN Tanggirejo merupakan salah satu sekolah yang masuk dalam tiga prioritas utama penerima program revitalisasi. Kami berharap perbaikan sarana dan prasarana ini tidak hanya mengubah kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga membangkitkan semangat belajar peserta didik dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan," ucap Gogot.

Target Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun Ini

Pemerintah telah menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah se-Indonesia pada tahun 2026 ini. Program tersebut mencakup renovasi gedung sekolah, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni 11.744 sekolah dengan anggaran sebesar Rp14 triliun. Namun, pemerintah berkomitmen menambah sasaran sebanyak 60.000 satuan pendidikan, sehingga total target revitalisasi mencapai 71.744 sekolah.

Pada pertengahan Juni 2026, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah.

"Bahkan, beberapa di antaranya sudah bisa selesai di bulan Juli atau Agustus, dan sudah bisa diresmikan untuk memulai tahun ajaran 2026/2027," ucap dia.

Ia pun menerangkan program revitalisasi sekolah tak sekadar perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Berdasarkan hasil kajian pemerintah, program tersebut juga berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.

Sebab, revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola, sehingga proses pembangunan dan perbaikan dilaksanakan langsung oleh masing-masing satuan pendidikan. Skema tersebut dapat mendorong keterlibatan masyarakat setempat sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Mereka yang mengerjakan revitalisasi untuk 71.744 (sekolah) itu sekitar 1,1 juta orang, yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan,” kata Mu’ti.

x|close