Sudaryono: Ada Dewan Pengawas BGN Lebih Baik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 12:37
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026 Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai gagasan untuk memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk usulan pembentukan dewan pengawas yang bertugas memantau sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program tersebut demi meningkatkan tata kelola.

Dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026, Sudaryono menilai keberadaan dewan pengawas justru akan menjadi langkah yang baik. Menurut dia, pengawasan juga dapat melibatkan unsur swasta agar setiap dugaan penyimpangan dapat segera ditindaklanjuti.

"Saya belum dapat informasi lebih lanjut, tentu saja kita sih intinya kerja benar. Ada dewan pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta, kalau ada hal-hal yang enggak benar ya boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa apabila terdapat pihak yang diperiksa aparat penegak hukum, baik sebagai saksi, terduga, maupun tersangka dalam perkara dugaan korupsi, maka proses tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Baca juga: Sudaryono Tegaskan Tata Kelola Program MBG Harus Transparan, Tolak Rapat Tertutup

"Maka, kita menyerahkan sepenuhnya investigasi dan penyelidikan kepada penegak hukum yang sedang menegakkan hukum terkait tata kelola yang kemarin kita hadapi. Intinya, saya sebagai kepala badan yang baru akan mendukung apapun yang menjadi kebutuhan dalam penegakan hukum kita akan berikan," ucapnya.

Di sisi lain, Sudaryono mengaku ingin membangun kembali semangat dan optimisme seluruh pegawai BGN agar tetap fokus menjalankan program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, persoalan hukum yang sedang diproses tidak boleh menghambat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

"Jadi, saya ingin tim saya yang punya kasus hukum, mungkin jadi saksi, tersangka, dan lain-lain, ikuti proses, kita siap full support (mendukung penuh) untuk penegakan hukum, tetapi bahwa tim ini, BGN ini harus tetap bekerja dengan optimal, maka saya ingin mengajak kepada seluruh tim untuk jangan larut terhadap pesimisme dan kesedihan ini. Jadi harus optimis," ujar Sudaryono.

Selain itu, ia mengajak masyarakat ikut mengawasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Apabila ditemukan dapur MBG yang menjalankan program tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), masyarakat diminta segera melaporkannya kepada BGN atau pemerintah daerah agar dapat segera dilakukan investigasi.

Baca Juga: Sudaryono Minta Masyarakat Lapor Aparat jika Ada yang Catut Namanya Terkait MBG

"Kalau ada misalnya dapur kok enggak benar misalnya, segera laporkan, kita langsung investigasi, kita ingin menegakkan yang benar, yang baik juga harus kita tegakkan. Jangan sampai satu dua salah, kemudian yang lain juga dianggap keliru," tutur Sudaryono.

(Sumber: Antara)

x|close