Sudaryono: Program MBG Tidak Boleh Ada yang Sembunyi-sembunyi, Harus Transparan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 19:55
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala BGN: Program MBG Tidak Boleh Ada yang Sembunyi-sembunyi, Harus Transparan Kepala BGN: Program MBG Tidak Boleh Ada yang Sembunyi-sembunyi, Harus Transparan (Bakom)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus berlangsung secara terbuka, transparan, dan sesuai mekanisme. Hal itu disampaikan Sudaryono seusai dilantik menggantikan Kepala BGN sebelumnya, Nanik S. Deyang, di Istana Merdeka, Rabu, 22 Juli 2026.

Sudaryono mengakui memiliki keluarga, sahabat, teman, rekan, serta jaringan alumni. Namun, ia menegaskan kedekatan pribadi dengan dirinya tidak boleh digunakan untuk memperoleh proyek, pekerjaan, maupun kemudahan dalam pelaksanaan Program MBG.

Ia pun memastikan tidak akan memberikan prioritas khusus kepada keluarga, sahabat, rekan, maupun koleganya dalam urusan pekerjaan di lingkungan BGN.

“Kalau nantinya ada orang misalnya menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya dan lain-lain yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar,” terangnya.

Sudaryono mengajak masyarakat melaporkan pihak yang mencatut namanya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, ketegasan tersebut diperlukan untuk melindungi Program MBG dari praktik percaloan, penyalahgunaan pengaruh, dan berbagai bentuk penyimpangan.

Baca Juga: Usai Dilantik Prabowo, Sudaryono Tiba di Kantor BGN: Saya Langsung Kerja

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, sahabat, kolega, dan orang-orang yang mengenalnya, karena tidak akan memberikan perlakuan istimewa apabila pembicaraan berkaitan dengan pekerjaan di lingkungan BGN.

Menurutnya, kedekatan pribadi tidak dapat menjadi dasar untuk mendapatkan proyek, mempercepat tindak lanjut, maupun memperoleh keuntungan tertentu, sebab seluruh persoalan dan usulan harus diproses melalui aturan yang berlaku.

“Saya tidak akan memberikan atensi khusus atau tidak memberikan semacam prioritas kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan,” tegasnya.

Sudaryono menegaskan bahwa setiap urusan terkait Program BGN dan MBG harus dibicarakan secara resmi, terbuka, dan dapat diawasi publik serta profesional, dengan seluruh proses dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jadi kita bukan lagi trust in person kemudian kita bicara di ruang-ruang yang remang-remang, yang gelap di private-private room, di restoran. Segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang terang, transparan, dan dilihat orang. Saya kira penting untuk saya sampaikan,” sambung Sudaryono.

Baca Juga: Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan Usai Dilantik Jadi Kepala BGN

Ia juga mengajak seluruh jajaran BGN dan pelaksana Program MBG untuk membangun sistem kerja yang bersih serta dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memohon dukungan masyarakat dan media untuk ikut mengawasi jalannya program.

Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan agar Program MBG berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, sementara setiap indikasi korupsi maupun permainan kepentingan harus ditindak secara tegas.

“Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Zero toleran untuk praktik-praktik korupsi, hengki-pengki, dan copet-copetan, sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

x|close