Ngeri, Pilot Keracunan Makanan Saat Menjalankan Penerbangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 09:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (Pixabay)

Ntvnews.id, London - Sejumlah pilot maskapai British Airways mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan saat menjalankan penerbangan dari India menuju London, Inggris. Salah seorang pilot bahkan harus menggunakan masker oksigen selama berjam-jam ketika pesawat masih mengudara.

Meski menghadapi kondisi darurat tersebut, pesawat Boeing 777 yang dioperasikan British Airways berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Heathrow, London.

Dilnsir dari BBC, Kamis, 23 Juli 2026, dari tiga pilot yang bertugas dalam penerbangan itu, satu kopilot dilaporkan mengalami gangguan kesehatan hingga tidak mampu melanjutkan tugas menerbangkan pesawat. Saat pesawat berada di ketinggian sekitar 30.000 kaki, kopilot tersebut harus mendapat bantuan oksigen.

Kondisi tersebut berlangsung selama sekitar 10,5 jam perjalanan menuju London.

Sementara itu, dua pilot lainnya yang juga mengalami gejala serupa tetap melanjutkan tugas hingga pesawat mendarat dengan aman. Namun, kondisi kesehatan keduanya dilaporkan semakin memburuk setelah penerbangan berakhir.

Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan makanan yang dialami para pilot tersebut masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: AHY Dorong Pengembangan Pesawat N219, Dinilai Ideal untuk Penerbangan Perintis di Indonesia

Insiden itu terjadi setelah seluruh pilot diketahui sarapan bersama di lounge sebuah hotel di Hyderabad, India. Mereka juga mengonsumsi air kemasan yang disediakan oleh vendor eksternal. Saat ini, tim medis tengah mengumpulkan dan menganalisis sampel untuk mengidentifikasi sumber penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pilot telah menyerahkan Laporan Keselamatan Penerbangan dan diminta memberikan sampel guna membantu proses investigasi medis.

Insiden tersebut diketahui tidak berdampak terhadap awak kabin maupun kru penerbangan lainnya.

Dalam keterangannya, British Airways menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap terjaga dan penerbangan berlangsung sesuai prosedur.

Namun, sumber internal dari serikat pilot Balpa mengungkapkan adanya kekesalan di kalangan pejabat terkait karena sebelumnya telah muncul "puluhan" keluhan mengenai kebersihan hotel tempat para awak menginap di Hyderabad, yang memiliki tarif sekitar 130 pound sterling atau sekitar Rp3 juta per malam.

Pesawat British Airways <b>(British Airways)</b> Pesawat British Airways (British Airways)

Menyusul kejadian itu, British Airways kini mengevaluasi pilihan akomodasi bagi awak pesawat yang bertugas di kota tersebut.

"Kesejahteraan rekan-rekan kami adalah prioritas utama, dan kami sedang meninjau akomodasi awak pesawat di lokasi ini menyusul adanya beberapa laporan kasus penyakit yang terisolasi," demikian pernyataan British Airways.

Maskapai tersebut juga menjelaskan, "Selama penerbangan, salah satu pilot kami mengalami gangguan kesehatan. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, pesawat tetap melanjutkan penerbangan dengan aman hingga ke tujuan dan mendarat secara normal,".

British Airways kembali menegaskan, "Keselamatan para pelanggan dan awak pesawat selalu menjadi prioritas tertinggi kami, dan keselamatan penerbangan sama sekali tidak terganggu,".

x|close