Lagi-Lagi WNA Diduga Jadi Korban Komplotan Copet di Trotoar LRT Setiabudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 09:40
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Copet di Kawasan LRT Setiabudi Kuningan Copet di Kawasan LRT Setiabudi Kuningan (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pencopetan terhadap seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat korban berjalan kaki di trotoar sekitar Stasiun LRT Setiabudi hingga area tangga penyeberangan.

Kejadian itu pertama kali ramai setelah diunggah akun Threads coach.fasya pada Selasa (30/6/2026). Pengunggah mengaku menyaksikan langsung dugaan aksi pencopetan tersebut ketika sedang berada di lokasi.

Dalam keterangannya, ia menduga pelaku tidak beraksi seorang diri, melainkan merupakan komplotan yang bekerja sama. Setelah berhasil mengambil dompet milik korban, barang tersebut disebut langsung dipindahkan dari satu pelaku ke pelaku lain untuk menghilangkan jejak.

Meski melihat kejadian tersebut, pengunggah mengaku tidak sempat memperingatkan korban secara langsung karena sedang mengajar. Sebagai gantinya, ia menghubungi petugas keamanan Gedung Setiabudi One untuk melaporkan dugaan tindak kriminal yang baru saja disaksikannya.

Video yang merekam dugaan pencopetan itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Baca Juga: Prabowo Kasih Pangkat kehormatan ke Eks Ketua MPR, Ketua KPK dan Eks Menteri

Menanggapi video yang beredar, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto mengatakan anggotanya telah diterjunkan untuk mengecek lokasi kejadian sekaligus mencari identitas korban.

"Anggota sedang cek TKP dan cari tau identitas korban," kata AKBP Riyanto, Selasa (30/6/2026).

Hingga saat ini, Polsek Metro Setiabudi menyatakan belum menerima laporan resmi dari korban terkait dugaan pencopetan tersebut.

Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa pagi. Berdasarkan informasi yang beredar, korban kehilangan dompet saat berjalan di trotoar sekitar LRT Setiabudi dan tangga penyeberangan.

Selain menelusuri lokasi kejadian, polisi juga mengumpulkan berbagai bukti untuk mendalami kasus tersebut. Langkah yang dilakukan antara lain mencari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari para saksi.

"Iya, nanti kita cek di sekitar TKP, karena video yang beredar juga nggak jelas," ujarnya.

Polisi juga mengimbau korban agar segera membuat laporan resmi ke kantor polisi. Laporan tersebut dinilai dapat membantu penyidik memperoleh petunjuk tambahan dalam mengungkap kasus dugaan pencopetan tersebut.

Selain itu, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan call center Polri 110 apabila mengetahui atau menemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

x|close