Pramono Mau Bangun Jembatan Ikonik di Rasuna Said, Hadirkan Fasilitas Gembok Cinta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jun 2026, 13:39
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id

, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan rencana pembangunan dua jembatan penyeberangan di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Menariknya, jembatan tersebut bakal dilengkapi dengan fasilitas gembok cinta yang diharapkan menjadi daya tarik baru sekaligus ruang publik bagi masyarakat.

"Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Bina Marga, ada dua jembatan yang akan dipasang penyeberangan di sungainya, nanti boleh orang memasang gembok cinta, love," ucapnya di Jakarta Utara, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia menilai simbol cinta dapat menjadi bagian dari identitas baru Jakarta sebagai kota modern yang ramah bagi masyarakat. Karena itu, konsep gembok cinta akan dihadirkan sebagai salah satu elemen menarik di kawasan Rasuna Said.

"Cinta di Jakarta juga menjadi hal yang penting. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang yang bisa menjadi simbol kebersamaan dan kasih sayang bagi masyarakat," katanya.

Baca Juga: Jaksa Agung ke Pramono: Senior dan Sahabat Saya

CFD Rasuna Said <b>(Pemprov DKI)</b> CFD Rasuna Said (Pemprov DKI)

Sebelumnya, Pramono juga menyampaikan keyakinannya bahwa penataan Jalan H.R. Rasuna Said akan menjelma menjadi salah satu landmark baru ibu kota setelah proyek revitalisasi rampung.

Menurutnya, wajah kawasan tersebut kini jauh lebih tertata, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus," ujarnya.

Revitalisasi Jalan H.R. Rasuna Said dilakukan sepanjang sekitar 3,8 kilometer dengan berbagai pekerjaan penataan infrastruktur. Proyek tersebut meliputi perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel mangkrak, hingga penyesuaian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat.

Seluruh pekerjaan penataan kawasan itu menghabiskan anggaran sekitar Rp91 miliar dan menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memperindah koridor utama ibu kota.

x|close