Ntvnews.id
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 88 personel yang akan disebar di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus memberikan informasi kepada pengguna jalan.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, khususnya di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan dan ruas jalan yang terdampak kegiatan.
"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan," kata Budi, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca Juga: Ada Jakarta Fair Kemayoran, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional pada Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara arah dari barat (Tanah Abang) maupun utara (Kota) menuju timur (Senen) dengan mengutamakan kelancaran mobilitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan. Pengguna jalan dapat menggunakan rute alternatif sebagai berikut:
- Dari Harmoni menuju Bundaran HI melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan M.H. Thamrin dan seterusnya
- Dari Harmoni menuju Tugu Tani melalui Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Taman Pejambon–Jalan Pejambon–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya;
- Harmoni menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat Jalan M.H. Thamrin–Jalan Kebon Sirih–Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya;
- Bundaran HI menuju Harmoni melalui Jalan M.H. Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit dan seterusnya atau melalui Jalan M.H. Thamrin–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit dan seterusnya;
- Dari Bundaran HI menuju Senen melalui Jalan M.H. Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit–Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan DR. Sutomo- Jalan Gunung Sahari Raya dan seterusnya
- Tanah Abang menuju Tugu Tani melalui Jalan Jatibaru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya
- Dari Tugu Tani menuju Tanah Abang melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit – Jl. Abdul Muis dan seterusnya
- Dari Kramat Salemba menuju Tanah Abang melalui Jalan Kramat Raya–Jalan Pasar Senen–Jalan Gunung Sahari Raya–Jalan Budi Utomo–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Suryopranoto dan seterusnya.
Ilustrasi pengaturan lalu lintas (NTVNews.id/Adiansyah)
Bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan dan menggunakan kantong parkir yang telah disediakan di sekitar kawasan Monas, yakni Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat. Total kapasitas yang tersedia mencapai 1.840 mobil dan 3.180 motor.
Budi menambahkan, masyarakat diimbau naik transportasi umum yang telah tersedia menuju Kawasan Monas. Layanan Transjakarta yang dapat digunakan antara lain; Koridor 1 (Blok M–Kota) melalui Halte Monas; Rute 1A (Pantai Maju–Balai Kota) melalui Halte Monas atau Balai Kota; Rute 1P (Senen–Blok M) melalui Halte Gambir 3; Koridor 2 (Pulo Gadung–Monumen Nasional) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas, atau Halte Balai Kota; Rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas, atau Halte Balai Kota.
Lalu Koridor 3 (Kalideres–Monumen Nasional via Veteran) melalui Halte Monas; Rute 5C (Cililitan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota; Rute 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan) melalui Halte Balai Kota; Rute 6B (Ragunan–Balai Kota via Semanggi) melalui Halte Balai Kota; Rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota; serta Rute 14A (Monas–Jakarta International Stadium/JIS) melalui Halte Monas.
"Penggunaan transportasi umum menjadi pilihan terbaik untuk menuju lokasi kegiatan. Selain lebih praktis, hal ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," ujar Budi.
Menurutnya, pelayanan Transjakarta tetap beroperasi normal. Namun apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas yang bersifat situasional, layanan akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang berlaku di lapangan.
Dishub DKI Jakarta mengimbau, kepada masyarakat khusus bagi pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju maupun berangkat dari Stasiun Gambir agar menyesuaikan waktu dan rute perjalanan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami harap masyarakat agar dapat mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama seluruh pihak, kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, serta bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari ruas jalan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," tutup Budi.
Ilustrasi - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengatur lalu lintas. (Antara)