Miris, Kalung Emas Rp82 Juta Milik Turis Belanda Digondol Waria

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 08:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi perampokan Ilustrasi perampokan (Pixabay/ TheDigitalWay)

Ntvnews.id, Bangkok - Seorang wisatawan asal Belanda mengalami nasib kurang beruntung saat berlibur di Thailand. Kalung emas miliknya yang bernilai sekitar 4.000 euro atau setara Rp82 juta dilaporkan hilang setelah diduga dicuri oleh sekelompok waria di kawasan Pantai Pattaya.

Dilansir dari Thaiger, Senin, 15 Juni 2026, turis bernama Ferdy Andree Singels (53) mendatangi Kantor Polisi Mueang Pattaya bersama seorang perempuan Thailand untuk melaporkan insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi di sepanjang kawasan Pantai Pattaya, tepatnya antara Soi 7 dan Soi 9 di wilayah Nong Prue, Distrik Bang Lamung.

Berdasarkan keterangannya kepada polisi, Singels meninggalkan hotel tempatnya menginap di Soi Pattaya 9 sekitar pukul 00.45 hingga 02.00 pada 12 Juni untuk berjalan-jalan di area pantai. Ia berjalan dari kawasan Soi 9 menuju Pattaya Central.

Saat berada di lokasi, ia diduga dihampiri oleh dua hingga tiga perempuan transgender yang mengajaknya berbicara. Kelompok tersebut kemudian memeluknya dan menawarkan layanan seksual. Namun, Singels menolak tawaran tersebut sebelum mereka meninggalkan lokasi.

Pada saat itu, ia mengaku tidak menyadari ada barang berharganya yang hilang.

Setelah memeriksa barang-barangnya beberapa waktu kemudian, Singels baru mengetahui bahwa kalung emas yang dikenakannya sudah tidak ada. Ia menduga kalung tersebut diambil ketika kelompok itu mendekatinya dan melakukan kontak fisik.

Baca Juga: Turis Kaget Terima Denda Lalu Lintas Rp 18 Juta dari Swiss Setahun Setelah Liburan

Turis asal Belanda itu kemudian melapor ke Kantor Polisi Mueang Pattaya sekitar pukul 03.30 waktu setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi Thailand langsung berkoordinasi dengan tim investigasi untuk memeriksa lokasi kejadian serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar area guna mengidentifikasi pelaku.

Kasus serupa disebut bukan kali pertama terjadi di Thailand. Aparat setempat beberapa kali menerima laporan dari wisatawan asing yang mengaku menjadi korban pencurian saat berinteraksi dengan kelompok waria di kawasan wisata.

Salah satu kasus yang sempat mencuat melibatkan turis asal Swedia yang kehilangan uang tunai lebih dari 100.000 baht setelah diduga dirampok oleh sekelompok perempuan transgender di sebuah kondominium.

Sementara pada Februari 2026, seorang wisatawan China dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan perampokan setelah mengusir tiga waria yang datang saat ia memesan layanan kencan.

Kasus lain juga menimpa wisatawan asal India pada September 2025. Saat berjalan-jalan malam di Pantai Pattaya, ia dan rekannya didatangi sekelompok waria yang menawarkan jasa sambil melakukan kontak fisik. Setelah berhasil menjauh, korban menyadari kalung emas senilai sekitar Rp49,7 juta miliknya telah hilang. Upaya mengejar para pelaku tidak membuahkan hasil karena mereka telah berpencar dan melarikan diri.

x|close