Puslabfor Polri Selidiki Ledakan Galian Fatmawati, Alat Bor Diamankan sebagai Barang Bukti

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 23:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kasus ledakan galian proyek utilitas di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kasus ledakan galian proyek utilitas di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menemukan serta mengamankan alat bor dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus ledakan galian proyek utilitas di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, yang menyebabkan dua pekerja mengalami luka-luka.

Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen mengatakan tim Puslabfor telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan barang bukti.

“Tadi siang tim Puslabfor sudah datang ke TKP ya. Melakukan olah TKP,” kata Gusprihatin di Polsek Cilandak, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati yang Lukai 2 Pekerja

Dalam proses tersebut, petugas turut membawa alat bor yang diduga menjadi salah satu barang bukti penting dalam penyelidikan peristiwa tersebut.

Gusprihatin menegaskan pihaknya belum dapat memastikan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan dalam insiden itu dan penyelidikan masih terus dilakukan secara mendalam.

“Ternyata kan begitu pas dibor, kena kabel listrik milik PLN meledak. Kan gak mungkin sengaja, kita akan lebih dalam lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian menduga sementara bahwa ledakan terjadi akibat alat bor yang mengenai kabel listrik bawah tanah saat pekerjaan galian berlangsung di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 8 Juni 2026 pagi ketika para pekerja tengah melakukan penggalian untuk perbaikan jaringan pipa air bersih. Saat proses pengeboran berlangsung, alat diduga menyentuh kabel listrik hingga memicu ledakan.

Baca Juga: Proyek Galian Jalan RS Fatmawati Meledak, 2 Pekerja Jadi Korban Luka-Luka

Akibat kejadian itu, dua pekerja mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi kemudian menghentikan sementara aktivitas proyek untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kedua korban kini dilaporkan masih menjalani perawatan, termasuk tindakan operasi akibat luka serius yang dialami pada bagian wajah.

(Sumber: Antara)

x|close