Ntvnews.id, Jakarta - Rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan aksi dua Warga Negara Asing (WNA) yang diduga melakukan pencurian dengan modus hipnotis atau gendam di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Peristiwa ini kemudian viral di media sosial setelah menampilkan detik-detik uang di laci kasir sebuah toko raib di tangan pelaku.
Aksi tersebut terjadi di Toko Asmono yang berada di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo. Dari rekaman berdurasi 1 menit 36 detik yang beredar luas, kedua pelaku tampak berada di area kasir dan berbincang dengan pemilik toko sebelum kejadian berlangsung.
Dalam video tersebut, kedua WNA yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dan 30 tahun itu awalnya datang ke toko dengan alasan ingin membeli sebuah talenan. Setelah transaksi dilakukan, mereka menyerahkan uang rupiah sebesar Rp 50.000 dan menerima uang kembalian sebesar Rp 40.000.
Setelah itu, suasana di area kasir tampak berubah ketika kedua pelaku mulai mengajak pemilik toko berbicara lebih lama, termasuk membahas penukaran uang asing. Dalam momen inilah dugaan aksi gendam terjadi. Pemilik Toko Asmono, Fajar Ainur Rifai, menjelaskan kronologi awal kejadian tersebut.
"Lalu bayar dengan uang rupiah Rp 50.000. Kemudian saya serahkan kembaliannya Rp 40.000. Habis itu mereka mengajak ngobrol saya, mau menukar uang asing," kata Fajar saat dikonfirmasi, Senin.
Fajar mengaku tidak memahami bahasa yang digunakan oleh kedua WNA tersebut selama percakapan berlangsung. Ia juga menyebut dirinya seperti tidak dapat berpikir jernih saat berada dalam situasi itu.
Dalam kondisi tersebut, salah satu pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mengambil uang tunai dari laci kasir. Uang yang diambil disebut mencapai Rp 200.000, bersamaan dengan pengambilan kembali uang asing yang sebelumnya hendak ditukarkan.
Fajar baru menyadari adanya kehilangan setelah kedua WNA itu meninggalkan toko.
"Saya tuh kemarin bingung, ya ada yang ngambil uang, ya diam saja. Sadarnya setelah mereka kabur," ungkap Fajar.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Ia menambahkan kondisi saat itu membuatnya tidak memahami sepenuhnya apa yang terjadi di hadapannya.
"Saya kemarin itu bingung. Enggak paham bahasa yang disampaikan bulenya. Berujung uang Rp 200.000 di kasir diambil," lanjutnya.
Setelah menyadari menjadi korban pencurian, Fajar kemudian memeriksa rekaman CCTV toko. Dari hasil tersebut, ia memutuskan untuk menyebarkan video ke media sosial agar peristiwa serupa dapat diwaspadai masyarakat.
Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Ponorogo langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Iptu Harjito, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang melibatkan dua WNA di wilayah hukumnya.
"Dari negara mana kita belum tahu, itu diduga melakukan tindak pidana pada mengambil itu uang di Toko Asmono," pungkas Iptu Harjito.
Ilustrasi uang (Freepik )