Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Tembus 3.500 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jun 2026, 11:17
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Serangan Israel terhadap salah satu rumah sakit di wilayah Lebanon. (ANTARA/Xinhua) Serangan Israel terhadap salah satu rumah sakit di wilayah Lebanon. (ANTARA/Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id

, Beirut – Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan militer Israel di wilayah Lebanon terus bertambah sejak 2 Maret. Hingga Sabtu, 6 Juni 2026, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.593 orang, sementara 10.990 lainnya mengalami luka-luka.

Dalam laporan terbaru yang dirilis otoritas kesehatan Lebanon, disebutkan bahwa dalam kurun 24 jam terakhir saja terdapat 67 korban jiwa dan 257 orang terluka akibat rangkaian serangan yang masih berlangsung di berbagai wilayah.

Baca Juga: UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir untuk Praka Rico Pramudia di Beirut

Sebelumnya, kantor berita nasional Lebanon, NNA, melaporkan bahwa seorang jenderal militer Lebanon bersama sopirnya tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan di sebuah jalan raya di kawasan Lebanon selatan.

Meski telah terdapat kesepakatan gencatan senjata, militer Israel dilaporkan masih melancarkan serangan ke wilayah Lebanon selatan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran atas stabilitas keamanan di kawasan perbatasan yang hingga kini masih rentan terhadap eskalasi konflik.

Baca Juga: Trump Ancam Netanyahu Lewat Istri Agar Tak Lanjutkan Serangan ke Pinggiran Beirut

Pemerintah Lebanon berulang kali menyatakan bahwa serangan yang terus dilakukan Israel merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara. Selain itu, Beirut menilai tindakan tersebut menghambat upaya pemulihan keamanan dan stabilisasi di wilayah selatan Lebanon.

(Sumber: Antara)

x|close